Asal Usul Covid-19 yang Simpang Siur Jadi Alasan AS Keluar dari WHO
January 23, 2026 05:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Amerika Serikat menjelaskan sederet alasan keluar dari World Health Organization (WHO) atau biasa dikenal Organisasi Kesehatan Dunia.

Alasan terkuat AS keluar di WHO ialah karena gagalnya penanganan Covid-19 sehingga menyebar di seluruh dunia. 

Kepastian AS mulai menarik diri dari WHO diumumkan pada Kamis (22/1/2026) waktu setempat oleh pihak White House. 

Dalam keterangannya, White House menjelaskan bahwa WHO gagal menangani pandemi Covid-19 yang berasal dari Wuhan, Tiongkok.

Amerika Serikat menyesalkan WHO menunda deklarasi keadaan darurat kesehatan masyarakat global dan pandemi selama tahap awal Covid-19.

Hal ini dianggap yang menyebabkan dunia kehilangan waktu berharga selama beberapa minggu saat virus menyebar. 

AS juga kesal dengan pimpinan WHO yang menggemakan dan memuji respons China meskipun ada bukti pelaporan yang kurang akurat di awal, penekanan informasi, dan keterlambatan dalam mengkonfirmasi penularan dari manusia ke manusia. 

Organisasi tersebut juga menurut AS telah meremehkan risiko penularan tanpa gejala dan gagal segera mengakui penyebaran melalui udara.

Setelah pandemi, WHO tidak mengadopsi reformasi yang berarti untuk mengatasi pengaruh politik, kelemahan tata kelola, atau koordinasi yang buruk, memperkuat kekhawatiran bahwa politik lebih diutamakan daripada tindakan kesehatan masyarakat yang cepat dan independen, serta mengikis kepercayaan global. 

Selain itu laporan WHO yang mengevaluasi kemungkinan asal-usul COVID-19 menolak dugaan bahwa para ilmuwan menciptakan virus tersebut.

Baca juga: Sah! Amerika Serikat Umumkan Keluar dari WHO Karena Pandemi Covid-19

Meskipun China menolak untuk memberikan sekuens genetik dari individu yang terinfeksi pada awal pandemi dan informasi tentang aktivitas laboratorium Wuhan serta kondisi keamanan hayatinya.

“Amerika Serikat adalah kekuatan terdepan di dunia dalam melindungi kesehatan masyarakat, menyelamatkan nyawa, dan merespons dengan cepat wabah penyakit menular,” tulis keterangan White House.

Selain itu, AS menilai WHO dianggap gagal untuk mengadopsi reformasi yang sangat dibutuhkan, dan ketidakmampuannya untuk menunjukkan independensi dari pengaruh politik yang tidak pantas dari negara-negara anggota WHO.

Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F. Kennedy, Jr. dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengeluarkan pernyataan bersama mengenai pengakhiran keanggotaan AS di WHO.

Pada tanggal 20 Januari 2025, Presiden AS Donald Trump memang mengumumkan rencana AS untuk keluar dari WHO. 

Selama proses yang berlangsung selama setahun tersebut, AS menghentikan pendanaan untuk WHO, menarik semua personel dari WHO, dan mulai mengalihkan kegiatan yang sebelumnya dilakukan dengan WHO ke keterlibatan bilateral langsung dengan negara dan organisasi lain. 

Dengan keluarnya AS dari WHO, AS hanya akan berkoordinasi dengan WHO secara terbatas untuk melaksanakan penarikan tersebut.

Maka  Ke depannya, pemerintah AS akan melanjutkan kepemimpinannya di bidang kesehatan global melalui keterlibatan yang ada dan baru secara langsung dengan negara-negara lain, sektor swasta, organisasi non-pemerintah, dan entitas berbasis agama. 

Upaya yang dipimpin AS akan memprioritaskan respons darurat, koordinasi biosekuriti, dan inovasi kesehatan untuk melindungi Amerika terlebih dahulu sambil memberikan manfaat kepada mitra di seluruh dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.