TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Guna mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Tegal Ahmad Kholid menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan berupa empat unit traktor crawler, dan tujuh unit traktor roda empat kepada 11 kelompok tani di Kabupaten Tegal.
Penyerahan secara simbolis berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tegal, Jumat (23/1/2026).
Menurut Ahmad Kholid, bantuan alsintan ini merupakan bentuk fasilitasi sekaligus perhatian nyata Kementerian Pertanian kepada para petani sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional.
“Semoga bantuan ini bisa memberikan kemudahan bagi para petani dalam proses tanam hingga panen. Selain itu, melalui bantuan alsintan ini biaya produksi pertanian bisa ditekan sehingga keuntungan petani juga dapat meningkat,” ujar Ahmad Kholid, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (24/1/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Kholid juga menerangkan Kementerian Pertanian akan kembali menyalurkan bantuan ke wilayahnya berupa tiga unit drone pertanian.
Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan pembinaan dari DKPP agar pemanfaatannya dapat berjalan dengan baik dan sesuai peruntukan.
Ahmad Kholid meminta agar bantuan alsintan yang diterima dapat dirawat dan dikelola secara bertanggung jawab oleh kelompok tani maupun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).
"Pengelolaan bersama dinilai penting agar alsintan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan tanpa memberatkan petani khususnya dari sisi biaya perawatan," tegas Ahmad Kholid.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKPP Kabupaten Tegal Endro Nor Susilo menjelaskan, penyerahan bantuan alsintan Tahun Anggaran 2025 ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian.
“Seluruh proses pengajuan dan penyaluran bantuan telah dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku," jelas Endro.
Ia berharap kelompok tani dapat memanfaatkan bantuan ini secara optimal, bertanggung jawab, serta menjaga administrasi dengan baik.
"Kedepannya jika ada kendala teknis dalam pengoperasian alsintan, kelompok tani bisa langsung berkoordinasi dengan Dinas KPTan agar permasalahan bisa segera tertangani," terang Endro.
Penerima bantuan dari perwakilan Gapoktan Hikmah 3 Desa Wangandawa, Kecamatan Talang, Kobari, mengaku senang dengan bantuan alsintan berupa traktor crawler yang diterimanya.
Menurutnya, alat tersebut sangat membantu petani dalam mengolah lahan sawah yang membutuhkan tenaga mesin lebih besar.
Kobari berharap bantuan alsintan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta menambah semangat petani dalam mengembangkan usaha tani padi di Kabupaten Tegal.
“Dengan traktor ini pengolahan lahan menjadi lebih cepat dan efisien. Alat ini akan kami kelola dan manfaatkan bersama oleh Gapoktan,” ungkapnya. (dta)