TRIBUNJABAR.ID - Bandung, 23 Januari 2026 — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Nisya Ahmad, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Senja Cafe, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, yang berkaitan dengan ruang lingkup tugas Komisi V bidang kesejahteraan rakyat (Kesra).
Kegiatan ini turut menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sebagai narasumber, serta dihadiri oleh Kepala Desa Cimenyan, Supratman Taryana, S.Pd.I., M.IP, bersama masyarakat dan para pegiat seni-budaya setempat.
Dalam forum tersebut, Nisya Ahmad menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada aspek administratif pemerintahan, tetapi juga pada bagaimana kebijakan daerah mampu mengoptimalkan potensi lokal untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Cimenyan, Budi Hartono, S.IP, menyampaikan bahwa wilayah Cimenyan memiliki potensi besar di sektor budaya dan pariwisata. Ia mencontohkan keberadaan Saung Angklung Udjo serta berbagai sanggar seni dan budaya lainnya yang selama ini menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus sumber ekonomi kreatif bagi warga.
“Cimenyan punya kekayaan budaya yang hidup dan tumbuh dari masyarakat. Jika didukung kebijakan dan perhatian pemerintah, ini bisa menjadi kekuatan pariwisata sekaligus penggerak ekonomi lokal,” ujar Budi Hartono.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku budaya, dan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Nisya Ahmad menyatakan bahwa potensi budaya seperti angklung dan sanggar seni harus diposisikan bukan sekadar sebagai warisan, tetapi juga sebagai instrumen kesejahteraan rakyat. Menurutnya, pengawasan penyelenggaraan pemerintahan menjadi momentum untuk memastikan bahwa program kebudayaan dan pariwisata benar-benar menyentuh masyarakat akar rumput.
“Budaya dan pariwisata tidak boleh berhenti pada event seremonial. Harus ada keberlanjutan program, perlindungan pelaku seni, serta dukungan nyata agar berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” tegas Nisya Ahmad.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat arah kebijakan pemerintah daerah dalam menjadikan budaya dan pariwisata sebagai pilar pembangunan Kesra di Jawa Barat.