TRIBUNJATIM.COM - Bagi anda yang senang memasak atau baking alias membuat kue, bahan Whipped Cream menjadi salah satu yang cukup penting.
Tabung kecil yang biasa digunakan untuk membuat whipped cream belakangan ini ramai dibicarakan.
Bukan karena fungsinya di dapur, melainkan karena isinya, gas nitrous oxide (N2O), kerap disalahgunakan untuk tujuan non-medis demi sensasi euforia sesaat.
Nitrous oxide dikenal luas sebagai laughing gas atau gas tawa.
Dikutip TribunJatim.com dari Cleveland Clinic, dalam dunia medis, zat ini telah digunakan selama puluhan tahun sebagai obat sedatif ringan dan anestesi, terutama di bidang kedokteran gigi dan persalinan.
Namun, ketika digunakan sembarangan tanpa pengawasan medis, gas ini dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan.
Siapa yang tidak tergoda nikmat dan manisnya whipping cream di atas minuman atau dessert cantik?
Di balik tekstur yang lembut nan airy, whipping cream dibuat dengan bantuan gas nitrous oxide.
Baca juga: Kasus Dugaan Tenaga Kesehatan Lecehkan Pasien, Polres Tuban Inisiatif Jemput Bola
Namun ternyata, nitrous oxide tidak lagi hanya mengisi daupur-dapur profesional.
Di sejumlah kasus, senyawa yang seringkali disebut dengan laughing gas atau gas tertawa ini justru disalahgunakan untuk kepentingan rekreasi.
Sayangnya, penyalahgunaan ini kerap membahayakan nyawa penggunanya.
Bahkan, di sebagian negara senyawa ini telah dikategorikan sebagai zat ilegal.
Bagaimana penjelasan detailnya, apakah gas ini benar-benar berbahaya jika disalahgunakan?
Guru Besar Bidang Kimia sekaligus Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM, Prof. Drs. Roto, M. Eng., Ph.D menjelaskan, nitrous oxide merupakan sebuah senyawa kimia.
"Senyawa ini berbentuk gas tak berwarna, berbau manis, dan tidak mudah terbakar," terang Roto kepada Kompas.com dikutip TribunJatim.com, Sabtu (24/1/2026).
Dalam industri pangan, penggunaan nitrous oxide untuk membantu produksi whipping cream diklaim aman.
"Sebagai bahan untuk mempercepat produksi whipping cream (gas ini) aman," lanjut Roto.
Baca juga: ART Curiga Lula Lahfah Dipanggil Tak Respons, Teriak saat Temukan Majikan di Kamar
Dalam pembuatan whipping cream, lanjut Roto, gas nitrous oxide berlaku sebagai agen pembentuk busa yang larut di bawah tekanan tinggi.
"Proses ini memungkinkan krim cair berubah menjadi busa ringan dan lembut secara cepat tanpa perlu dikocok secara manual," sambungnya.
Nitrous oxide memang seringkali dikenal secara luas dengan istilah 'gas tertawa'.
Roto menjelaskan, sebutan 'gas tertawa' ini muncul karena efek yang ditimbulkan saat menghirup senyawa secara langsung.
"Ya benar gas ini dikenal sebagai ‘gas tertawa’, karena efek euforia dan rasa riang gembira yang ditimbulkannya saat dihirup," jelas Roto.
Di luar penggunaannya dalam kebutuhan pangan, gas ini juga dimanfaatkan untuk mendukung sektor lain.
"Gas ini memang digunakan secara luas dalam dunia medis untuk anestesi atau pereda nyeri," sebut Roto.
"Penggunaan lain dalam dunia otomotif gas ini berperan dalam menambah tenaga mesin saat balap mobil. Di laboratorium kimia, gas ini digunakan dalam analisis logam," sambungnya.
Selain bermanfaat, nitrous oxide bisa membuka potensi risiko serius jika disalahgunakan.
"(Gas tertawa) Untuk membuat whipping cream boleh. Hal lain tidak boleh, kecuali dengan pengawasan dokter saat digunakan sebagai anastesi," tutur Roto.
Roto memaparkan bahwa penyalahgunaan dan penggunaan jangka panjang gas tertawa ini bisa membahayakan kesehatan tubuh.
"Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf pusat," ulas Roto.
Gas tergawa ini tidak boleh dihirup secara langsung ke dalam tubuh. Penggunaan nitrous oxide dapat menimbulkan dampak serius dalam tubuh.
"Tidak boleh dan sangat berbahaya (jika disalahgunakan, termasuk dihirup langsung)," tegasnya.
Pemakaian jangka panjang, lanjut Roto, dapat menonaktifkan vitamin B12 dalam tubuh. Imbasnya bisa mengakibatkan kerusakan saraf, mati rasa pada anggota tubuh, dan bisa menimbulkan kesulitan berjalan.
"Sekali lagi, penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan dampak serius, mulai dari pusing hingga kematian," tekan Roto.
Penyalahgunaan gas nitrous oxide sudah menjadi alarm di luar negeri, termasuk Inggris.
Mengacu pada laporan BBC pada 8 November 2023 silam, kepemilikan nitrous oxide dikategorikan sebagai tindak pidana di Inggris.
Senyawa ini dikelompokkan sebagai narkoba kelas C karena efek psikoaktifnya yang berdampak buruk pada kesehatan pengguna.
Berdasarkan laporan BBC pada 11 April 2024, tercatat 56 kematian di Inggris dan Wales sepanjang tahun 2001 hingga 2020, di mana nitrous oxide disebutkan dalam sertifikat kematian.
Tapi angka tersebut mencakup kematian di lingkungan medis, jadi tidak semua disebabkan karena penyalahgunaan.
Untuk itu, pemerintah sana mengatur tentang tindak pidana penggunaan nitrous oxide untuk tujuan rekreasi.
Hukuman bagi mereka yang tertangkap memiliki nitrous oxide untuk penggunaan ilegal akan menghadapi peringatan, kerja sosial, atau denda tanpa batas.
Sementara bagi mereka pelaku kejahatan berulang terancam hukuman hingga dua tahun penjara.
Masih dilaporkan dari media yang sama pasa 30 Desember 2025, Kepolisian Cumbria sempat mengeluarkan peringatan setelah menemukan lebih dari 50 tabung gas tertawa di kawasan perumahan Raffles di Carlisle, Cumbria.
Pihak berwenang mengatakan, "menghirup gas nitrous oxide dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang serius dan bahkan dapat menyebabkan kematian jika disalahgunakan, terutama saat mengemudi."
“Semoga ada resolusi tahun baru untuk berhenti menggunakan tabung-tabung ini, atau orang-orang akan berakhir di sel tahanan saat menyambut tahun 2026.”
Disinggung mengenai kasus di luar negeri, Roto menjelaskan penyalahgunaan gas nitrous oxide mengarah ke tujuan rekreasi.
"Penyalahgunaannya adalah untuk tujuan rekreasi, karena ada sensasi menyenangkan, sama seperti narkotika jenis tertentu," paparnya.
Roto menegaskan, penjualan gas nitrous oxide sangat perlu dibatasi, termasuk di wilayah Indonesia.
"Sangat perlu (dibatasi penjualannya di Indonesia). Saya kira kita tidak ingin gas ini disalahgunakan. Efeknya sangat besar bagi kesehatan pengguna," pungkasnya.