TRIBUNNEWSMAKER.COM - Muhammad Feros, ayah dari almarhumah Lula Lahfah, akhirnya membuka kisah pilu tentang sisi lain sang putri yang selama ini tak banyak diketahui keluarga.
Di balik kesehariannya, Lula ternyata memendam penderitaan yang ia simpan rapat-rapat seorang diri.
Menurut penuturan Feros, semasa hidup Lula diketahui mengidap penyakit lambung atau GERD akut yang disertai pembengkakan usus.
Namun kondisi tersebut nyaris tak pernah ia ceritakan secara terbuka kepada orang tuanya.
Almarhumah dikenal sebagai pribadi yang tidak ingin merepotkan keluarga.
Baca juga: Pecah Tangis Ibunda Lula Lahfah, Masih Denial Putrinya Sudah Tiada: Aku Stres Gitu, Lula Masih Ada
Alih-alih mengeluh kepada ayah dan ibunya, Lula justru memilih meluapkan rasa sakit yang ia rasakan kepada teman-teman terdekatnya.
Rasa nyeri hebat di bagian perut kiri menjadi keluhan yang kerap ia sampaikan, meski bukan kepada keluarga sendiri.
"Dia ada pembengkakan di usus. Itu yang sering dikeluhkan, tapi tidak ke keluarga. Dia mengeluhnya sama teman-teman dekatnya, bilang sakit banget," ujar Feros dengan suara lirih seusai prosesi pemakaman.
Feros pun tak mampu menyembunyikan rasa penyesalannya. Ia menyayangkan sikap sang putri yang memilih menahan rasa sakit itu sendirian, tanpa pernah benar-benar meminta bantuan orang tua.
"Kenapa dia tidak bilang (ke kami). Mungkin dia tahan-tahan sendiri, akhirnya tadi malam mungkin terjadi komplikasi dari situ," tambahnya.
Cerita tersebut menjadi gambaran betapa Lula memilih kuat di hadapan keluarga, meski tubuhnya perlahan menanggung beban penyakit yang berat.
Meski tidak memiliki firasat buruk, Feros mengenang satu momen tak biasa yang terjadi tepat sepekan sebelum Lula meninggal dunia.
Tanpa ada perayaan atau alasan khusus, Lula tiba-tiba menginisiasi acara makan bersama keluarga besar di rumah.
"Seminggu sebelum ini, dia mengajak kita makan-makan di rumah. Padahal tidak ada apa-apa. Saya tanya ada apa, dia cuma jawab, 'Enggak ada apa-apa, cuma pengin makan saja'. Itu menjadi kenangan terakhir kami," kenang Feros.
Feros juga menjelaskan detik-detik ditemukannya sang putri yang sudah tak bernyawa.
Kekhawatiran keluarga bermula ketika Lula yang biasanya aktif di pagi hari, tidak bisa dihubungi hingga siang hari.
Baca juga: Dipacari Reza Arap, Lula Lahfah Sakit Hati Ketika Fisik Pasangannya Dihina: Se-perfect Apa Sih Lo?
Curiga karena tak ada kabar, asisten rumah tangga bersama pihak keamanan apartemen akhirnya terpaksa membuka paksa pintu unit hunian Lula.
Di sanalah sang selebgram ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Bagi keluarga, Lula adalah sosok anak yang sangat perhatian dan peduli. Hal itu terbukti dari banyaknya rekan artis dan kerabat yang datang memenuhi area pemakaman.
"Alhamdulillah, banyak yang peduli. Dia memang anak yang sangat baik kepada orang tua dan teman-temannya," tutup Feros.
Lula Lahfah adalah kekasih musisi Reza Arap. Ia meninggal dunia secara mendadak di apartemennya di bilangan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026) pukul 18.44 WIB.
Jenazah Lula Lahfah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026) siang.
(TribunTrends/Tribunnews)