Bukan Palembang, Ini 3 Kota dengan Biaya Hidup Paling Murah di Indonesia Tahun 2026
January 26, 2026 06:27 PM

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Mencari kota dengan keseimbangan gaji dan biaya hidup yang ideal adalah impian setiap pekerja. 

Di tahun 2026, Palembang memang masih menjadi primadona di Sumatera Selatan, namun data terbaru menunjukkan ada tiga kota lain yang memegang predikat "Juara Murah" dengan karakteristik berbeda.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan ketetapan upah minimum (UMK) tahun 2026, berikut adalah rincian tiga kota yang menawarkan biaya hidup paling bersahabat bagi kantong Anda:

Baca juga: Adu Gaya Hidup 2025, Palembang vs 5 Kota Besar Kalimantan, Siapa Paling Tinggi Pengeluarannya?

1. Solo (Surakarta): Kota Paling Halus Biayanya

Berada di Jawa Tengah, Solo tetap menjadi kota dengan biaya hidup paling stabil. 

Solo sering disebut sebagai kota "pensiunan" karena suasananya yang tenang dan harga kebutuhan pokok yang luar biasa murah.

- Biaya Hidup: Rata-rata pengeluaran bulanan di Solo berada di angka Rp1,5 Juta - Rp1,7 Juta. Harga satu porsi makanan di sini masih banyak yang dibanderol di bawah Rp10.000.

- Upah Minimum (UMK 2026): Berada di kisaran Rp2,4 Juta - Rp2,5 Juta.

Keunggulan: Fasilitas publik yang rapi dan transportasi umum yang sangat murah menjadikan Solo pilihan utama bagi mereka yang ingin hidup tanpa tekanan finansial besar.

2. Yogyakarta: Kota Pelajar dengan Harga Mahasiswa

Yogyakarta memiliki daya tarik tersendiri sebagai daerah istimewa. Meskipun statusnya sebagai kota wisata internasional, harga kebutuhan dasar di Jogja tetap terjaga rendah.

Biaya Hidup: Sedikit di atas Solo, yakni sekitar Rp1,7 Juta - Rp1,9 Juta per bulan. Keberadaan angkringan dan warung makan mahasiswa (Burjo) menjadi penyelamat dompet warga.

Upah Minimum (UMK 2026): Kota Yogyakarta menetapkan upah di kisaran Rp2,8 Juta.

Keunggulan: Jogja menawarkan kualitas hidup tinggi dengan akses pendidikan dan budaya yang sangat terjangkau dibandingkan Jakarta atau Surabaya.

3. Sibolga: Si Kecil dari Sumatera yang 'Banjir' Cuan

Inilah kejutan terbesar dalam laporan ekonomi 2026. Kota Sibolga di Sumatera Utara muncul sebagai kota dengan rasio tabungan (savings gap) paling tinggi bagi pekerja.

Upah Minimum (UMK 2026): Sangat kompetitif, mencapai Rp3.668.667. Angka ini jauh melampaui rata-rata kota kecil lainnya.

Biaya Hidup: Meskipun upahnya besar, biaya hidup di Sibolga masih masuk kategori rendah. Ketersediaan hasil laut yang melimpah membuat harga pangan di sini sangat terjangkau bagi warga lokal.

Keunggulan: Seorang pekerja di Sibolga berpotensi menyisihkan lebih dari 50 persen gajinya untuk ditabung setiap bulan.

Perbandingan Selisih Gaji vs Pengeluaran (Estimasi 2026)

Kota Estimasi UMK Estimasi Pengeluaran Potensi Tabungan
Solo Rp2,4 Juta Rp1,6 Juta Rp800 Ribu
Yogyakarta Rp2,5 Juta Rp1,8 Juta Rp700 Ribu
Sibolga Rp3,6 Juta Rp2,1 Juta Rp1,5 Juta

 

Data di atas dihimpun dari laporan Survei Biaya Hidup (SBH) BPS serta ketetapan resmi SK Gubernur mengenai upah minimum tahun 2026.

Analisis selisih tabungan mengacu pada indikator pengeluaran riil masyarakat di masing-masing wilayah.

Bagi warga Palembang, data ini bisa menjadi pembanding menarik.

Meski UMK Palembang 2026 kini mencapai Rp4,1 Juta, gaya hidup metropolitan dan biaya logistik di pusat kota membuat tingkat pengeluaran bulanan di Bumi Sriwijaya tetap lebih tinggi dibandingkan ketiga kota di atas.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.