Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Rektor Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba periode 2026-2031, Dr. Umbu Ho Ara, SE., M.Si resmi dilantik pada Selasa (27/1/2026).
Jabatan rektor resmi berpindah dari Dr. Maklon F. Killa, SE., M.Si yang menjabat pada periode 2021-2026.
Acara pelantikan itu berlangsung di Aula Unkriswina Sumba di Jalan R. Suprapto Nomor 5, Prailiu, Kota Waingapu, Sumba Timur.
Umbu Ho Ara mengatakan, dalam periode kepemimpinannya sebagai rektor, ia akan mewujudkan visi Unkriswina, yaitu menjadi universitas unggul berlandaskan semangat kewirausahaan dan nilai-nilai Kristiani.
Baca juga: Unkriswina Sumba Kenalkan Kehidupan Kampus Bagi 807 Mahasiswa Baru
“Menjadikan universitas unggul berlandaskan nilai-nilai Kristiani, berlandaskan kasih, keadilan, kebenaran dan damai sejahtera (Bersinar) serta kreatif dan transformatif,” katanya dalam pidato pengukuhan.
Visi tersebut akan dicapai melalui sembilan program strategis yang diusungnya.
Di antaranya adalah meningkatkan reputasi universitas dan bertransformasi melalui penambahan program studi.
“Ke depan kita ingin mengembangkan 11 program studi saat ini, setidaknya lima program studi baru, yaitu Bahasa Inggris, Pariwisata, Magister Manajemen, dan akan diikuti Magister Studi Pembangunan. Ini tidak hanya menambah jumlah, tetapi berbasis kebutuhan kepulauan,” ujarnya.
Ia juga akan mengembangkan sumber daya manusia. Menurutnya, hal ini merupakan program yang sangat strategis.
Upaya tersebut dilakukan dengan fokus pencarian dana dan penguatan jejaring untuk mendukung percepatan kualifikasi dosen dari jenjang S2 ke S3.
“Per hari ini 12 persen. Kita ingin lima tahun ke depan meningkat. Mendorong dosen untuk mengambil postdoktoral. Mengapa, karena ini akan berkontribusi pada peningkatan publikasi, kompetensi, serta sertifikasi dan pemberian insentif bagi yang berprestasi,” katanya.
Umbu Ho Ara menegaskan tidak ada tawar-menawar. Semua program akan diupayakan tidak hanya berada pada kategori baik sekali, tetapi menjadi unggul.
Ia juga akan mendorong peningkatan publikasi dan riset yang berdampak. Berdampak, kata dia, adalah menjawab persoalan kemiskinan, ketahanan pangan dan persoalan lainnya di Pulau Sumba.
Selain itu, ia akan mendukung pengembangan organisasi mahasiswa untuk peningkatan soft skill dan hard skill mahasiswa serta memperoleh peluang beasiswa sebanyak-banyaknya. Pun perbaikan sarana dan prasarana.
Unkriswina, lanjutnya, akan bentuk menjadi kampus yang menarik, inklusif dan kolaboratif, serta mempererat hubungan antara civitas akademika dan masyarakat.
“Ke depan kita akan mengurangi beban mahasiswa (orang tua). Unkriswina akan berpikir untuk mencari sumber pendapatan bagi kampus,” tuturnya.
Di akhir pidatonya, ia menekankan bahwa dirinya bukan saja rektor bagi beberapa orang. Dan bukan juga rektor dari ilmu ekonomi dan bisnis.
“Saya rektor universitas. Mari bangun berdasarkan nilai. Jika saya salah, saya keliru, saya lalai, maka luruskanlah, ingatkan dan tegur. Saya pastikan saya berjalan seiring dan sesuai kebijakan universitas dan yayasan yang berlaku,” ungkapnya. (dim)