Sudah 4 Jam Terbakar, Api di Pabrik Sandal Medan Kian Meluas hingga Ambulance Berdatangan
January 28, 2026 01:53 AM

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Kebakaran hebat yang melanda pabrik sandal di Jalan Yos Sudarso, Medan, belum menunjukkan tanda-tanda mereda hingga Rabu (28/1/2026) dini hari.

Kobaran api dilaporkan mulai berkobar sejak Selasa (27/1/2026) pukul 21.00 WIB dan telah berlangsung selama lebih dari empat jam tanpa henti.

Pantauan di lokasi menunjukkan api yang semula berasal dari bagian depan gedung kini telah menjalar hingga ke area belakang pabrik.

Seluruh bangunan pabrik tersebut dilaporkan hampir rata dengan tanah setelah dilahap si jago merah yang sangat beringas.

KEBAKARAN PABRIK SWALLOW - Kebakaran hebat yang melanda pabrik ban dan sandal Swallow di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, terus meluas hingga Rabu (28/1/2026) dini hari.
KEBAKARAN PABRIK SWALLOW - Kebakaran hebat yang melanda pabrik ban dan sandal Swallow di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, terus meluas hingga Rabu (28/1/2026) dini hari. (TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani)

Kondisi Terkini Api Semakin Melebar dan Suara Dentuman Ledakan Terus Terdengar

Meskipun puluhan mobil pemadam kebakaran terus berlalu lalang menyuplai air, api justru terpantau semakin menjulang tinggi dan melebar.

Petugas keamanan di perusahaan sekitar, Wardi Hasibuan, menyebutkan bahwa api sangat sulit dikendalikan dan kini sudah mencapai bagian belakang.

Dari area belakang pabrik yang terbakar, terdengar suara dentuman ledakan berkali-kali yang memicu kekhawatiran adanya bahan berbahaya di dalam gedung.

"Sudah empat jam lebih tapi tidak ada tanda-tanda api mereda, awalnya dari depan sekarang sudah sampai ke belakang," jelas Wardi di lokasi kejadian.

Petugas kebakaran kota Medan berusaha memadamkan kebakaran yang menghanguskan yang bangunan digunakan sebagai pabrik, di Jalan Yos Sudarso, Medan, Selasa (27/1/2026).
Petugas kebakaran kota Medan berusaha memadamkan kebakaran yang menghanguskan yang bangunan digunakan sebagai pabrik, di Jalan Yos Sudarso, Medan, Selasa (27/1/2026). (TRIBUN MEDAN/M Daniel Effendi Siregar)

Kehadiran Ambulans

Situasi di lapangan semakin mencekam seiring dengan mulai berdatangannya sejumlah unit mobil ambulans ke titik lokasi kebakaran.

Kehadiran tim medis ini menimbulkan spekulasi dan kekhawatiran di tengah masyarakat mengenai adanya korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini.

Wardi mengaku heran karena ambulans baru tampak merapat ke lokasi setelah kebakaran berlangsung cukup lama selama empat jam.

"Mungkin ada korban jiwa, soalnya ambulans baru datang sekarang setelah sekian lama hanya ada petugas damkar dan polisi," ungkapnya.

Masyarakat Enggan Beranjak Meski Bahaya Ledakan Mengintai

Meski suara ledakan terus terdengar dan asap pekat menyelimuti lokasi, ratusan warga masih tampak memadati pinggir jalan untuk menonton.

Petugas kepolisian sudah berkali-kali memberikan peringatan keras melalui pengeras suara agar warga segera menjauh dari area terdampak.

Kerumunan warga ini dikhawatirkan dapat menghambat gerak cepat petugas medis maupun armada pemadam yang sedang menjalankan tugas darurat.

Petugas masih berupaya keras melokalisir api agar tidak merembet ke area perusahaan lain yang letaknya saling berdekatan di kawasan industri tersebut.

 

(cr5/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.