Palang Pintu Belum Menutup Sempurna, Biang Kerok Truk Tertemper KA Gajayana di Kebumen?
January 28, 2026 01:54 AM

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Warga setempat, Miftahudin (35) menyebut palang pintu belum menutup sempurna saat truk tertabrak KA Gajayana relasi Malang-Gambir di JPL 582 perbatasan Desa Kutowinangun dan Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen pada Selasa (27/1/2026) sekira pukul 21.00.

Hal itu diduga kuat menjadi penyebab truk tertemper KA.

Akibat kecelakaan itu, satu orang awak truk meninggal. Sedangkan dua orang lainnya dirawat di rumah sakit guna mendapatkan perawatan.

Korban yang dirawat salah satunya merupakan penjaga Pos JPL 582.

Baca juga: Detik-detik Truk Tertemper KA Gajayana di Kutowinangun Kebumen, 1 Tewas dan 2 Terluka

• AWAS, Pengutil Beraksi di Kerumunan Warga saat Nonton Karnaval, Datang Berkelompok Lintas Daerah

Truk mengalami kerusakan parah dan kini masih proses evakuasi. 

Pos JPL 528 hancur akibat kejadian itu.

Arus lalu lintas di Jalan Nasional III tersendat lantaran adanya sistem buka tutup.

Miftahudin menyampaikan, saat itu dirinya sedang memotong rambut konsumen di tempat usaha miliknya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dia yang mendengar suara benturan keras, kemudian mengecek ke lokasi.

"Setahu saya penjaganya terlambat menutup palang pintu. Soalnya tadi bisa lewat truknya," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (27/1/2026) malam.

Saat melihat ke lokasi, terangnya, truk sudah dalam kondisi ringsek.

Dia menerangkan, truk melintas dari arah timur, begitu juga kereta api.

Saat ditanya kondisi palang pintu, jelas Miftahudin, belum menutup secara sempurna.

"Palang pintu posisinya masih di tengah-tengah, belum menutup," terangnya. 

Pos Penjagaan Hancur

OLAH TKP - Polisi olah TKP kecelakaan truk tertemper KA Gajayana di JPL 582 Desa Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Selasa (27/1/2026) malam. Akibat kecelakaan itu, satu tewas dan dua orang terluka.
OLAH TKP - Polisi olah TKP kecelakaan truk tertemper KA Gajayana di JPL 582 Desa Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Selasa (27/1/2026) malam. Akibat kecelakaan itu, satu tewas dan dua orang terluka. (TRIBUN JATENG/Agus Iswadi)

Akibat kejadian itu, satu orang meninggal serta pos JPL hancur.

Badan truk rusak parah seusai tertemper kereta api.

Pantauan di lokasi tampak kemacetan kendaraan cukup panjang terjadi di ruas jalan nasional.

Selain itu, beberapa KA yang melintas di perlintasan tersebut tampak mengurangi kecepatannya.

Baca juga: Aden Berharap KA Prameks dan Trans Jateng Bisa Sampai Kebumen, Demi Dongkrak PAD Sektor Wisata

• Mengapa Genangan Banjir di Kudu Semarang Lama Surutnya?

Warga Mekarsari, Udin (56) menyampaikan, semula tengah berada di pos ronda yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Tiba-tiba ada suara dentuman. Orang-orang pada keluar, saya ngikut."

"Di lokasi sudah ramai," katanya.

Dia menuturkan, dua orang dilarikan ke rumah sakit yakni masing-masing kernet truk dan petugas pos JPL.

Sedangkan satu orang diketahui meninggal dan telah dievakuasi oleh petugas dari lokasi kejadian. 

EVAKUASI - Petugas mengevakuasi korban meninggal dunia pasca truk tertemper kereta api di perlintasan JPL 582 tepatnya di wilayah Mekarsari Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen pada Selasa (27/1/2026) malam.
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi korban meninggal dunia pasca truk tertemper kereta api di perlintasan JPL 582 tepatnya di wilayah Mekarsari Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen pada Selasa (27/1/2026) malam. (TRIBUN JATENG/Agus Iswadi)

Jalur Hulu Ditutup Sementara

Akibat kecelakaan itu, jalur hulu sementara belum dapat dilalui KA. Adapun jalur hilir dapat dilalui dengan kecepatan 40 kilometer per jam.

Manager Humas PT KAI Daop V Purwokerto, M As’ad Habibuddin mengatakan, petugas di lapangan masih melakukan pemeriksaan dan proses evakuasi guna memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api.

"Untuk kronologi lengkapnya dan penyebabnya, kami masih menunggu pemeriksaan resmi."

"Akan kami informasikan nanti," katanya.

PT KAI mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi pelintasan sebidang, serta mematuhi rambu-rambu dan peraturan yang berlaku demi keselamatan bersama.

"Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan kereta api yang terjadi sebagai dampak dari insiden ini."

"KAI telah menyiapkan service recovery bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan akibat insiden tersebut," terangnya. (*)

Baca juga: Curhat Viral PKL Pleburan Semarang Dipalak Rp20 Ribu oleh Preman, Begini Respon Disdag

• Ketua Paguyuban PKL Pleburan Semarang: Dipalak 2 Kali Sehari, Rp20 Ribu Siang dan Malam

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.