BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Program Studi Hubungan Internasional (HI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Bangka Belitung (UBB) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Seminar Gedung Babel I FISIP UBB dan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) sebagai bagian dari upaya penguatan mutu akademik Program Studi Hubungan Internasional.
Workshop tersebut bertujuan menyusun arah kebijakan, program, serta strategi pengembangan Prodi Hubungan Internasional FISIP UBB untuk periode mendatang, sekaligus memastikan kurikulum yang disusun selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global.
Dosen Prodi Hubungan Internasional UBB, Yudi Septiawan, mengatakan bahwa pembahasan dalam workshop difokuskan pada tanggapan serta masukan dari para stakeholder terhadap rancangan dokumen kurikulum Prodi HI UBB.
“Pembahasan kemarin lebih pada menerima dan mendiskusikan masukan dari stakeholder terkait draf kurikulum yang telah disusun sebelumnya,” ujar Yudi kepada Bangkapos.com, Rabu (28/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, paparan materi juga disampaikan oleh perwakilan dosen Prodi Hubungan Internasional UBB, Yudi Septiawan, yang menjelaskan secara komprehensif terkait visi dan misi program studi, tujuan dan strategi pengembangan, capaian pembelajaran lulusan, profil lulusan, hingga matriks mata kuliah per semester.
Menurutnya, keterlibatan stakeholder menjadi bagian penting dalam penyusunan kurikulum agar lulusan Prodi Hubungan Internasional UBB memiliki kompetensi yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
“Harapannya, draf kurikulum yang disusun bersama stakeholder ini dapat menjadi pijakan awal, fondasi, sekaligus arah dalam memperkuat visi, misi, dan tujuan Prodi Hubungan Internasional UBB ke depan,” kata Yudi.
Ia menambahkan, diskusi yang berlangsung dalam workshop kurikulum ini diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang tidak hanya relevan dan adaptif, tetapi juga selaras dengan kebutuhan stakeholder, serta mampu meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas lulusan Prodi Hubungan Internasional FISIP UBB.
“Dengan penyusunan kurikulum yang matang dan partisipatif, Prodi Hubungan Internasional UBB optimistis dapat mencetak lulusan yang kompetitif dan siap berkontribusi di tingkat lokal, nasional, maupun global,” tambahnya.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)