Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto ke PT Malindo di Desa Sangiang, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, sebagai langkah strategis dalam memperkuat rantai pasok pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri Desa PDT yang dilakukan secara mendadak.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Serang dapat memfasilitasi kegiatan tersebut dengan baik, termasuk menghadirkan sejumlah kepala desa dari berbagai wilayah.
Baca juga: Mendes Yandri Tinjau PT Malindo, Pastikan Pasokan Telur untuk Program MBG di Serang Aman
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Menteri yang hari ini berkunjung ke PT Malindo. Walaupun informasinya baru kami terima kemarin sore, alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan dan dihadiri para kepala desa," ujar Ratu Rachmatuzakiyah, Rabu (28/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Desa PDT memberikan arahan agar PT Malindo dapat berperan sebagai bagian dari rantai pasok pendukung program MBG.
Menurut Bupati, arahan tersebut sejalan dengan upaya Pemkab Serang dalam mendorong kemandirian desa melalui pengembangan potensi lokal.
Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan pentingnya pengembangan desa tematik, di mana setiap desa didorong untuk menggali dan mengoptimalkan potensi unggulannya masing-masing.
Ia menilai setiap desa memiliki karakter dan kekuatan yang berbeda, sehingga pendekatan pembangunan tidak bisa diseragamkan.
"Setiap desa itu punya potensi yang berbeda-beda. Karena itu para kepala desa kami arahkan untuk benar-benar melihat potensi desanya masing-masing. Kalau potensinya di ketahanan pangan jagung, maka itu yang dikembangkan," jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Serang menyampaikan bahwa Menteri Desa PDT juga mengarahkan PT Malindo untuk membuka kemitraan dengan desa-desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat, khususnya pada sektor produksi ayam petelur dan ayam pedaging.
Peluang tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat desa.
Pemerintah Kabupaten Serang, lanjut Ratu Rachmatuzakiyah, akan melakukan pemetaan desa-desa yang memiliki potensi pengembangan peternakan ayam petelur maupun pedaging.
Desa-desa tersebut nantinya akan dijembatani untuk bermitra dengan PT Malindo.
"Nanti akan kita petakan desa mana yang potensinya cocok untuk ayam petelur atau ayam pedaging, kemudian kita fasilitasi kemitraannya dengan PT Malindo," pungkasnya.