Pertanyaan:
dr. Ambar, masalah kulit apa yang sering ditemui atau dikeluhkan pasien selama musim hujan berlangsung?
Reni, Semarang.
dr. Ambar Aliwardani, Sp. DVE yang merupakan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Menjawab:
Dengan adanya peningkatkan kelembapan udara, cuaca yang gerah, produksi kelenjar minyak dan keringat akan lebih aktif.
Tentu saja tubuh akan terasa lengket dan penguapan keringat akan lebih lama.
Pada orang-orang yang mudah mengalami jerawat, ini akan membuat jerawatnya lebih mudah kambuh.
Baca juga: Mengapa Kulit Mudah Bermasalah Saat Musim Hujan? dr. Ambar Menjawab
Dengan kelenjar minyak yang produktif, kemudian di area minyak itu akan tertimbun bakteri-bakteri penyebab jerawat, yang akhirnya membuat kulit menjadi breakout.
Kemudian dengan sumbatan-sumbatan tersebut, kelenjar keringat juga bisa menyebabkan biang keringat atau milia.
Pada orang-orang dengan dermatitis atopik yang memiliki barrier kulit yang tidak baik, bakteri dan jamur akan lebih rentan dan masuk ke dalam kulit.
Bahkan, keringat penderita dermatitis atopik juga bisa membuat alergen di dirinya sendiri, karena keringat mengandung garam atau natrium.
Baca juga: Mitos atau Fakta Treatment Laser Hanya untuk Mencerahkan Kulit? dr. Ambar Menjelaskan
Saat keringat menguap, natrium akan menarik air, yang akhirnya membuat kulit semakin kering dan membuat kulit semakin gatal.
Jika kondisi ini sering digaruk, maka akan rentan mengalami infeksi.
Kemudian, kulit yang lembap juga akan mudah sekali tumbuh jamur.
Jadi bisa muncul penyakit infeksi jamur, misalnya panu, kandidiasis kulit, infeksi bakteri, hingga infeksi parasit.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai masalah kulit di musim hujan, simak podcast kesehatan berikut ini.
Baca juga: dr. Ambar, Masalah Kulit Seperti Apa yang Efektif Ditangani dengan Laser?
Tips Perawatan Kulit di Musim Hujan
Masalah kulit di musim hujan umumnya dipicu oleh kelembapan tinggi, air kotor, dan suhu dingin yang menyebabkan infeksi jamur, bakteri, serta alergi.
Untuk menjaga kesehatan kulit di musim hujan, ada beberapa tips yang bisa dilakukan seperti berikut.
- Segera mandi dan keringkan kulit
Mandi dengan sabun antiseptik setelah terkena air hujan atau banjir.
- Gunakan pakaian kering
Ganti pakaian dan alas kaki segera jika basah, terutama jika basah karena air hujan.
Baca juga: dr. Ambar Jelaskan Pentingnya Gunakan Sunscreen Saat Mendung dan Musim Hujan
- Jaga kebersihan kaki
Keringkan sela-sela jari kaki setelah beraktivitas untuk mencegah kutu air.
- Gunakan pelembap
Gunakan pelembap untuk mengatasi kulit kering dan bibir pecah-pecah.
- Hindari berbagi handuk
Pastikan untuk menggunakan handuk secara individu dan tidak berbagi handuk baik dengan teman atau keluarga untuk mencegah penularan infeksi jamur atau bakteri.
Baca juga: 7 Makanan Kaya Antioksidan yang Bagus untuk Meningkatkan Kesehatan Kulit
Profil dr. Ambar Aliwardani, Sp. DVE
dr. Ambar Aliwardani, Sp. DVE adalah dokter spesialis kulit dan kelamin yang berpraktik di Surakarta.
dr. Ambar berpraktik di RSUD Bung Karno Surakarta dan pernah bergabung dengan RS Slamet Riyadi, menawarkan konsultasi kesehatan kulit dan kelamin.
Selain aktif menjadi dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Ambar juga aktif memberikan edukasi kesehatan sebagai narasumber di TribunHealth.
Jika Anda ingin berkonsultasi dengan dr. Ambar Aliwardani, Sp. DVE. silahkan kunjungi laman Instagram @rsudbungkarno, untuk mengetahui jadwal praktiknya.
Baca juga: 4 Manfaat Air Lemon untuk Kesehatan Kulit, Salah Satunya Memperlambat Tanda-tanda Penuaan
(Tribunhealth.com)