TRIBUNHEALTH.COM - Diet rendah karbohidrat semakin populer dan dianggap sebagai salah satu pola makan sehat.
Diet rendah karbohidrat adalah pola makan yang membatasi asupan karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana seperti gula dan tepung olahan.
Sebagai gantinya, tubuh mendapatkan energi dari protein dan lemak sehat.
Banyak orang mengenal diet rendah karbohidrat sebagai metode efektif untuk menurunkan berat badan.
Baca juga: 7 Minuman yang Dapat Membantu Anda Mendapatkan Lebih Banyak Antioksidan
Namun, manfaat diet rendah karbohidrat ternyata tidak berhenti di situ.
Pola makan ini juga berperan penting dalam membantu mengelola kadar gula darah dan menjaga kesehatan metabolik secara keseluruhan.
Manfaat Diet Rendah Karbohidrat yang Baik untuk Tubuh
Meskipun diet rendah karbohidrat tidak cocok untuk semua orang, banyak orang menemukan bahwa mengurangi asupan karbohidrat dapat membantu mereka mencapai tujuan mereka untuk menurunkan berat badan.
Selain menurunkan berat badan, berikut ini beberapa manfaat lain dari melakukan diet rendah karbohidrat.
1. Mendukung penurunan berat badan
Mengikuti diet rendah karbohidrat dapat menurunkan berat badan selama 6 bulan pertama, setelah itu manfaatnya menghilang.
Hal ini mungkin terjadi karena diet tersebut lebih tinggi protein dan lemak yang meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan tanpa fluktuasi gula darah yang signifikan.
Namun, banyak orang merasa kesulitan untuk tetap menjalani diet rendah karbohidrat dalam jangka waktu lama.
Mereka cenderung mengalami kenaikan berat badan saat kembali mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah tinggi.
Baca juga: 5 Fakta Telur, Superfood Kaya Nutrisi dan Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh
2. Mendukung kadar lemak darah yang lebih sehat
Memuliki kadar lemak darah yang tinggi seperti trigliserida dan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, seperti serangan jantung atau stroke.
Diet rendah karbohidrat dapat membantu memperbaiki profil lemak darah, meskipun buktinya masih beragam dan penelitian jangka panjang lebih lanjut diperlukan.
Namun, peningkatkan kesehatan jantung dari diet rendah karbohidrat bergantung pada karakteristik diet lainnya, seperti jenis lemak dan protein yang dikonsumsi.
3. Mengelola kadar gula darah
Menghitung karbohidrat dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, terutama pada individu dengan diabetes tipe 2.
Dengan mengurangi konsumsi karbohidrat sederhana, lonjakan gula darah dapat ditekan.
Hal ini sangat bermanfaat bagi penderita pradiabetes atau diabetes tipe 2 dalam membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Baca juga: 10 Makanan dan Minuman yang Diam-diam Bisa Sebabkan Kenaikan Berat Badan
4. Membantu mengontrol nafsu makan
Makanan tinggi protein dan lemak sehat dalam diet rendah karbohidrat dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.
Ini membantu mengurangi kebiasaan ngemil dan asupan kalori berlebih tanpa harus merasa lapar terus-menerus.
5. Mendukung kesehatan jantung
Diet rendah karbohidrat dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Hal ini sangat baik untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan jantung.
Untuk mendapatkan manfaat ini, pilihlah sumber lemak yang tepat, seperti lemak tak jenuh dari ikan dan kacang-kacangan.
Baca juga: 8 Makanan yang Dianggap Sehat Tapi Justru Tidak Baik untuk Kesehatan
6. Mengurangi risiko sindrom metabolik
Sindrom metabolik merupakan kumpulan kondisi seperti obesitas, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kadar lemak darah tidak normal.
Pola makan rendah karbohidrat dapat membantu memperbaiki beberapa faktor risiko tersebut secara bersamaan.
Itulah beberapa manfaat diet rendah karbohidrat selain membantu menurunkan berat badan.
Pastikan berkonsultasi dengan ahli gizi terlebih dahulu sebelum menerapkan diet rendah karbohidrat agar mendapatkan takaran diet yang pas sesuai dengan kebutuhan tubuh.
(Tribunhealth.com)
Baca juga: 7 Fakta Raspberry Buah Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Usus dan Mengelola Gula Darah