TRIBUNKALTIM.CO - Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu tolok ukur utama keberhasilan pembangunan di Indonesia.
SDM yang unggul tidak hanya mencerminkan kualitas pendidikan yang baik, tetapi juga tingkat kesehatan yang layak serta daya beli masyarakat yang terus meningkat.
Salah satu indikator resmi yang digunakan untuk mengukur kualitas SDM di Indonesia adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dirilis setiap tahun oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
IPM menjadi cerminan menyeluruh tentang kondisi manusia di suatu wilayah.
Indeks ini dihitung dari tiga dimensi utama, yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak.
Baca juga: 7 Daerah dengan SDM Paling Maju di Kalimantan Timur versi BPS Tahun 2025
Ketiga dimensi tersebut diwakili oleh angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah, serta pengeluaran riil per kapita yang telah disesuaikan.
Berdasarkan data IPM tahun 2025, terlihat adanya kesenjangan pembangunan manusia antarprovinsi.
Namun, di sisi lain, data ini juga menunjukkan kemajuan yang konsisten di sejumlah wilayah.
Salah satu provinsi yang mencuri perhatian adalah Kalimantan Timur, yang berhasil masuk dalam jajaran 10 besar provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia.
Sumber daya manusia atau SDM adalah potensi manusia yang mencakup kemampuan, keterampilan, kesehatan, serta tingkat pendidikan yang dimiliki individu dalam suatu wilayah.
SDM menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial karena menentukan seberapa produktif dan inovatif suatu masyarakat.
Untuk mengukur kualitas SDM secara objektif, digunakan IPM.
Angka IPM yang tinggi menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah tersebut relatif lebih sehat, lebih terdidik, serta memiliki daya beli yang lebih baik.
Sebaliknya, IPM rendah mencerminkan keterbatasan akses terhadap layanan dasar.
Pada 2025, IPM Indonesia tercatat 75,90, meningkat dari 73,77 pada 2022.
Kenaikan ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia secara nasional bergerak ke arah yang lebih baik, meskipun belum merata.
Dari seluruh provinsi di Indonesia, DKI Jakarta kembali menempati posisi tertinggi dengan IPM mencapai 85,05. Capaian ini menegaskan Jakarta sebagai wilayah dengan kualitas hidup paling maju secara nasional, didukung oleh akses pendidikan yang luas, layanan kesehatan yang relatif baik, serta daya beli masyarakat yang tinggi.
Di posisi kedua terdapat Daerah Istimewa Yogyakarta dengan IPM 82,48. Provinsi ini konsisten berada di jajaran atas karena kuatnya sektor pendidikan dan budaya belajar masyarakatnya. Perguruan tinggi yang tersebar luas menjadi penopang utama tingginya kualitas SDM di wilayah ini.
Peringkat ketiga ditempati oleh Kepulauan Riau yang mencatat IPM 80,53. Provinsi ini menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang pesat, terutama karena letaknya yang strategis sebagai kawasan industri dan perdagangan internasional.
Posisi keempat ditempati oleh Kalimantan Timur dengan IPM 79,39. Capaian ini menempatkan Kaltim sebagai provinsi dengan kualitas SDM terbaik di luar Jawa setelah Kepulauan Riau. Keberadaan pusat pertumbuhan baru, termasuk pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), ikut mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi.
Tepat di bawah Kalimantan Timur, Bali berada di peringkat kelima dengan IPM 79,37. Meski selisihnya sangat tipis, Bali tetap menjadi salah satu provinsi dengan kualitas SDM tertinggi di Indonesia, ditopang oleh sektor pariwisata dan layanan jasa.
Urutan keenam diisi oleh Sumatera Barat dengan IPM 77,27. Provinsi ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam bidang pendidikan dan sosial, yang tercermin dari meningkatnya kualitas hidup penduduknya.
Di peringkat ketujuh terdapat Banten dengan IPM 77,25. Sebagai daerah penyangga ibu kota, Banten terus mengalami pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang berpengaruh langsung terhadap kualitas SDM.
Selanjutnya, Sumatera Utara menempati posisi kedelapan dengan IPM 76,47. Provinsi ini menjadi salah satu pusat ekonomi di Pulau Sumatera dengan kontribusi besar terhadap pembangunan regional.
Peringkat kesembilan ditempati oleh Riau dengan 76,31 dan terakhir Aceh yang mencatat IPM 76,23.
Daftar IPM Tertinggi:
1 . DKI Jakarta - 85,05
2. Yogyakarta - 82,48
3. Kepulauan Riau - 80,53
4. Kalimantan Timur - 79,39
5. Bali - 79,37
6. Sumatera Barat - 77,27
7. Banten - 77,25
8. Sumatera Utara - 76,47
9. Riau - 76,31
10. Aceh - 76,23
Kalimantan Timur menjadi provinsi strategis karena kini menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN).
Lonjakan IPM menunjukkan kesiapan SDM di wilayah ini dalam menyongsong transformasi nasional. Dengan IPM mendekati 80, Kaltim berada di atas rata-rata nasional.
Masa Depan SDM Indonesia
Peningkatan IPM nasional menandakan bahwa arah pembangunan berada di jalur yang tepat. Namun, ketimpangan regional masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan, Indonesia diharapkan mampu mencetak SDM unggul yang merata dari barat hingga timur.