Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kepala Posko Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan sebanyak 16.294 hunian sementara (Huntara) yang direncanakan dibangun di Aceh saat ini masuk tahap percepatan.
Menurut Safrizal, berdasarkan data terkini, dari total 16.294 unit, sebanyak 3.248 unit huntara telah selesai dibangun atau setara dengan 19,9 % , sementara 13.046 unit lainnya (sekitar 80,1 % ) sedang dalam proses pengerjaan.
“Seluruh jajaran di lapangan bekerja keras untuk memastikan target pembangunan dapat segera diselesaikan, mengingat kebutuhan mendesak para korban yang masih tinggal di lokasi pengungsian,” kata Safrizal dalam keterangannya, Rabu (29/1/2026).
Sementara itu, kata Safrizal, untuk skema Dana Tunggu Hunian (DTH), total penerima saat ini mencapai 8.047 kepala keluarga (KK).
Dari jumlah tersebut, sekitar 4.000-an KK telah menerima DTH, sementara sekitar 4.000-an KK lainnya masih dalam proses finalisasi, yang didominasi tahap pembukaan rekening dan verifikasi lapangan.
“Hingga kini, tercatat 12 kabupaten/kota mengajukan huntara dan 16 kabupaten/kota mengajukan DTH,” katanya.
Baca juga: BNPB Tegaskan Pembangunan Huntara di Aceh Ditargetkan Rampung Sebelum Ramadhan
Ia mengungkap, sejumlah daerah menunjukkan progres penyelesaian yang menonjol.
Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan capaian terbesar, yakni sekitar 1.000 unit huntara telah selesai dan 1.600-an unit masih dibangun.
Disusul Aceh Utara dengan 829 unit selesai dan 3.400-an unit sedang dikerjakan, kemudian Pidie Jaya dengan 222 unit selesai, Aceh Tengah dengan 275 unit selesai, serta Bener Meriah yang telah menyelesaikan 200 unit dari total ratusan unit yang direncanakan.
Safrizal menegaskan bahwa pemerintah pusat turut bekerja ekstra untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, mulai dari pendataan, percepatan pembangunan, hingga penyaluran bantuan.
Ia memastikan bahwa seluruh jajaran terkait terus melakukan koordinasi intensif agar pembangunan huntara serta penyaluran DTH dapat segera tuntas dan masyarakat terdampak mendapatkan kepastian hunian dalam waktu dekat.(*)