TRIBUNJAMBI.COM - Anggota DPR RI Sum Indra langsung menolak usulan warga kelompok Barisan Perjuangan Rakyat (BPR) agar jalan khusus batubara milik PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) dialihkan ke Sumatera Selatan (Sumsel).
Dalam pertemuan antara DPD RI, PT SAS dan warga kelompok BPR, Sum Indra dengan tegas mengatakan Jambi sebagai penghasil batubara, harus ikut merasakan dampak ekonominya.
Jalur transportasi batubara termasuk aktivitas pelabuhan, akan memberi dampak positif bagi ekonomi Jambi. Sebaliknya, apabila batubara Jambi diangkut ke luar kota, menggunakan pelabuhan di provinsi lain, maka Jambi akan dirugikan banyak.
"Investasi ini (PT SAS) tak boleh pindah ke daerah lain. Itu saya tidak setuju,, Jangan batu baranya dari Jambi tapi transportasi ke daerah lain,” tegasnya.
Sum Indra mengatakan pembangunan harus tetap bisa berjalan untuk perbaikan ekonomi dan investasi menjadi solusi untuk pembiayaan daerah. Jika investasi di alihkan ke provinsi lain, Jambi yang dirugikan.
Ada beberapa opsi yang diusulkan kelompok BPR Aur Kenali, pertama TUKS dipindah ke lokasi lain atau kedua jalur jalan khusus batu bara dipindah ke Provinsi Sumatera Selatan. "Lagipula tambang PT SAS itu di Sarolangun, masih lebih dekat ke Sumsel," lanjut perwakilan BPR lagi.
Baca juga: Jadwal Travel dan Bus Jambi-Padang, Estimasi Harga Rp215-675 Ribu
Dalam pertemuan ini, DPD RI juga mendengarkan pemaparan perusahaan PT SAS. Ibnu, perwakilan perusahaan mengatakan PT SAS telah memegang semua izin sesuai ketentuan yang berlaku.
Penolakan kelompok BPR katanya terjadi saat TUKS belum dibangun dan belum beroperasi sama sekali. Sementara jauh sebelumnya perusahaan telah merancang TUKS yang ramah lingkungan dan teknologi modern, bahkan menjadi TUKS dengan ruang terbuka hijau (RTH) paling luas di Provinsi Jambi.
Perusahaan juga telah mulai melakukan penanaman pohon di RTH itu secara bertahap. Perusahaan juga terus menjalankan program CSR di kawasan terdekat TUKS.
Di akhir pertemuan, DPD RI berjanji akan menindaklanjuti hasil pertemuan hari ini, dan akan menyampaikan perkembangan kepada warga maupun kepada perusahaan. (*)