Liga 4 Sumut Tahun 2026 Segera Bergulir, Asprov PSSI Tunggu Penetapan Jadwal
January 30, 2026 01:54 AM

MEDAN, TRIBUN - Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatra Utara memastikan akan menggelar Liga 4 regional Sumatra Utara tahun 2026 dalam waktu dekat.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asprov PSSI Sumut, Arya Mahendra Sinulingga, menyampaikan bahwa kompetisi tersebut sejatinya direncanakan berlangsung setelah Kongres Luar Biasa Asprov PSSI Sumut yang dijadwalkan pada 15 Februari 2026. Namun, karena adanya penundaan kongres atas arahan PSSI Pusat, pelaksanaan Liga 4 akhirnya diputuskan untuk digelar lebih awal.

“Ya betul, Liga 4 ini secepatnya akan kita gelar. Nanti akan kami umumkan waktu pelaksanaannya. Awalnya memang direncanakan setelah kongres, tetapi karena kongres diminta ditunda oleh PSSI Pusat, maka kami jalankan terlebih dahulu Liga 4-nya,” ujar Arya kepada Tribun Medan, Kamis (29/1).

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan musim ini, Liga 4 Sumatra Utara akan mengalami sejumlah penyesuaian. Salah satunya terkait penggunaan operator kompetisi, namun operator tersebut masih bersifat nonkomersial.

Meski demikian, Arya belum merinci lebih jauh terkait mekanisme operator maupun pihak yang akan ditunjuk sebagai penyelenggara. “Untuk operator, saat ini masih sebatas penyelenggara dan belum bersifat komersial,” jelasnya.

Arya menambahkan, percepatan pelaksanaan Liga 4 dilakukan agar kompetisi tidak berbenturan dengan agenda putaran nasional yang dijadwalkan mulai April 2026. Dengan jadwal lebih awal, klub-klub peserta diharapkan memiliki waktu persiapan yang cukup apabila berhasil lolos ke tingkat nasional.

“Kalau kita menunggu kongres, batasnya sampai bulan April, sementara putaran nasional sudah berjalan. Karena itu Liga 4 kemungkinan akan kita gelar lebih awal. Bisa saja berlangsung pada bulan puasa dan dilaksanakan pada sore hari,” katanya.

Meski demikian, Arya mengakui bahwa hingga saat ini jumlah klub yang mendaftar masih relatif terbatas. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan utama dalam penyelenggaraan Liga 4 Sumatra Utara musim ini.

“Sejauh ini yang mendaftar memang belum banyak. Karena itu perlu ada perubahan-perubahan besar yang akan kami lakukan. Antusiasme Liga 4 di Sumatra Utara belum seperti di Pulau Jawa, baik dari sisi sponsor maupun dukungan lainnya,” ungkapnya.

Baca juga: PSDS Menghadapi Persitara di Play Off Degradasi Liga Nusantara, Ajang Penentuan Nasib

Untuk jangka panjang, Asprov PSSI Sumut berencana membuka peluang keterlibatan perusahaan-perusahaan dalam membantu klub peserta, tentunya tetap mengacu pada regulasi Liga 4 yang berstatus kompetisi amatir.
“Karena Liga 4 ini sifatnya amatir, kami akan mengusulkan agar perusahaan bisa membantu klub sesuai regulasi. Namun untuk tahun ini waktunya cukup mepet, sehingga kemungkinan besar akan kami rancang untuk pelaksanaan ke depan,” tambah Arya.

Sebagai upaya meningkatkan partisipasi, Asprov PSSI Sumut juga mendorong seluruh kabupaten dan kota di Sumatra Utara untuk ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Hal tersebut sejalan dengan arahan PSSI Pusat bahwa Liga 4 dimulai dari tingkat kabupaten/kota sebelum berlanjut ke tingkat provinsi. Oleh sebab itu Liga 4 Sumut 2026 nantinya akan mengusung tajuk Piala Gubernur.

“Kami berharap semua daerah bisa ikut. Karena tajuknya Piala Gubernur, maka di tingkat kabupaten dan kota bisa menggunakan nama Piala Bupati atau Piala Wali Kota. Dengan begitu, kami ingin mendorong partisipasi klub agar semakin meningkat,” pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.