Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 91: Berlatih Fakta dan Opini
January 30, 2026 12:47 PM

 

Materi ini terdapat pada halaman 91 buku berjudul Berlatih.

Baca juga: Kunci Jawaban Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD: Belajar Cerita Tentang Bela

Buku pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka merupakan karya Maya Lestari dkk.

Buku ini diterbitkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun 2021.

Berikut Tribun-Sulbar.com sajikan kunci jawaban buku Bahasa Indonesia kelas 8 halaman 91 bagian Berlatih.

Interaksi Peserta Didik Difabel di Sekolah Inklusi

Membicarakan interaksi peserta didik difabel di sekolah inklusi merupakan sesuatu yang menarik.

Peserta didik difabel adalah peserta didik yang mengalami keterbatasan, baik dari segi fisik maupun mental.

Dikutip dari laman halodoc.com, difabel adalah istilah halus untuk menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami disabilitas atau keterbatasan, baik dari segi fisik, mental, maupun intelektual.

Mereka disebut difabel karena memiliki kemampuan yang berbeda dibandingkan anak-anak lainnya.

Oleh karena itu, sekolah inklusi memberikan layanan khusus terhadap peserta didik difabel dalam berinteraksi.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prasetyo (2010: xv), interaksi terhadap peserta didik difabel dapat dilakukan melalui interaksi simbolik atau interaksi menggunakan simbol-simbol, seperti puzzle, gambar, dan simbol pendukung lainnya.

Peserta didik difabel sudah selayaknya mendapat layanan khusus saat berinteraksi di sekolah inklusi.

Layanan ini seharusnya tidak hanya datang dari guru pendamping, tetapi juga dari semua pihak yang ada di sekolah.

Guru yang bukan guru pendamping, peserta didik nondifabel, petugas perpustakaan, penjaga keamanan sekolah, pemilik kantin, hingga masyarakat sekitar sekolah juga harus mendukung layanan interaksi khusus bagi peserta didik difabel.

Jika sewaktu-waktu peserta didik difabel keluar dari sekolah dengan alasan apa pun, masyarakat diharapkan memperlakukan mereka dengan baik.

Artinya, semua pihak saling bersinergi menerima keberadaan peserta didik difabel di sekolah inklusi.

Apabila telah terjalin interaksi yang baik antara peserta didik difabel dan seluruh pihak di sekolah inklusi, mereka akan merasa nyaman berada di sekolah.

Dengan demikian, mereka berpeluang meraih prestasi dan mengharumkan nama sekolah, sebagaimana peserta didik lainnya.

Berlatih

Peserta didik yang mengalami keterbatasan, baik dari segi fisik maupun mental, disebut peserta didik difabel.

Dikutip dari laman halodoc.com, difabel adalah istilah halus untuk menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami disabilitas atau keterbatasan, baik dari segi fisik, mental, maupun intelektual.

Peserta didik difabel sudah selayaknya mendapat layanan khusus saat berinteraksi di sekolah inklusi.

Jadi, sekolah inklusi memberikan layanan khusus terhadap peserta didik difabel dalam berinteraksi.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prasetyo (2010: xv), interaksi terhadap peserta didik difabel dapat dilakukan dengan interaksi simbolik atau interaksi yang menggunakan simbol-simbol, seperti puzzle, gambar, dan simbol pendukung lainnya.

Layanan ini seharusnya tidak hanya datang dari guru pendamping, tetapi juga dari semua pihak yang ada di sekolah.

Jika sewaktu-waktu peserta didik difabel keluar dari sekolah dengan alasan apa pun, masyarakat diharapkan memperlakukan mereka dengan baik.

Dengan membubuhkan tanda centang pada tabel di atas, kalian berlatih membedakan kalimat fakta dan opini.

Kunci Jawaban

Peserta didik yang mengalami keterbatasan, baik dari segi fisik maupun mental, disebut peserta didik difabel. (Fakta)

Dikutip dari laman halodoc.com, difabel adalah istilah halus untuk menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami disabilitas atau keterbatasan, baik dari segi fisik, mental, maupun intelektual. (Fakta)

Peserta didik difabel sudah selayaknya mendapat layanan khusus saat berinteraksi di sekolah inklusi. (Opini)

Jadi, sekolah inklusi memberikan layanan khusus terhadap peserta didik difabel dalam berinteraksi. (Fakta)

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prasetyo (2010: xv), interaksi terhadap peserta didik difabel dapat dilakukan dengan interaksi simbolik atau interaksi yang menggunakan simbol-simbol, seperti puzzle, gambar, dan simbol pendukung lainnya. (Fakta)

Layanan ini seharusnya tidak hanya datang dari guru pendamping, tetapi juga dari semua pihak yang ada di sekolah. (Opini)

Jika sewaktu-waktu peserta didik difabel keluar dari sekolah dengan alasan apa pun, masyarakat diharapkan memperlakukan mereka dengan baik. (Opini)

Disclaimer:

Kunci jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua atau pendamping untuk memandu proses belajar anak.

Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa mengerjakan soal-soal tersebut secara mandiri terlebih dahulu. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.