IHSG Menguat 1,13 Persen pada Jumat 30 Januari 2026, Tembus 8.326
January 30, 2026 01:29 PM

TRIBUNPALU.COM - Pada pembukaan perdagangan Jumat (30/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat, dibuka pada level 8.326,63, naik dari posisi sebelumnya 8.232,20, atau mengalami kenaikan sebesar 1,13 persen.

Berdasarkan data dari RTI Business, pada perdagangan saham hari ini tercatat sebanyak 594,93 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 56 ribu kali.

Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp639,82 miliar.

Selanjutnya, ada 81 saham yang terkoreksi, 368 saham yang menguat, dan 207 saham yang tidak berubah.

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memperkirakan bahwa IHSG hari ini akan bergerak secara bervariasi dengan kecenderungan untuk menguat.

Baca juga: Ressa Tetap Tutup Pintu Maaf Meski Denada Akui Sebagai Anak Kandung

Komitmen dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Self-Regulatory Organization (SRO) untuk memenuhi permintaan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait transparansi kepemilikan saham dapat memberikan sentimen positif terhadap IHSG.

IHSG berhasil rebound setelah mencatatkan pelemahan -10,07 persen pada perdagangan intraday Kamis (29/1), yang berakhir pada level 8.232,20, atau turun 1,06 % pada penutupan bursa. Rebound ini didorong oleh pengumuman dari SRO yang terdiri dari OJK dan BEI tentang sejumlah langkah yang akan diambil untuk merespons kekhawatiran MSCI terkait investabilitas pasar Indonesia.

Komitmen Transparansi Data Kepemilikan Emiten

SRO berkomitmen untuk menyediakan data kepemilikan saham emiten secara rinci sesuai dengan standar MSCI, termasuk data free float yang mengesampingkan kepemilikan ‘korporasi’ dan ‘others’, rincian kepemilikan di atas dan di bawah 5 % , serta data ultimate beneficial owner untuk emiten-emiten IDX100.

SRO sudah mengirimkan data kepemilikan yang lebih detail kepada MSCI dan kini menunggu hasil evaluasi dari MSCI. SRO menargetkan agar masalah ini selesai pada Maret 2026.

BEI Akan Segera Bertemu MSCI Secara Langsung

Pada Senin (2/2), BEI akan melakukan pertemuan langsung dengan MSCI untuk menegaskan komitmennya dalam terus berkoordinasi dengan MSCI dan memastikan implementasi peningkatan transparansi informasi pasar Indonesia.

Baca juga: Gus Yaqut Dijadwalkan Jalani Pemeriksaan Kasus Kuota Haji Hari Ini

Peningkatan Aturan Minimum Free Float ke 15 %

BEI akan segera menaikkan ketentuan minimum free float dari 7,5 % menjadi 15 % untuk emiten IPO dan yang sudah terdaftar.

Bagi emiten yang tidak memenuhi ketentuan ini dalam waktu yang ditetapkan, SRO akan memberikan kebijakan exit, yang akan diumumkan lebih lanjut pada bulan depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.