TRIBUNNEWS.COM - GOR Wisanggeni yang berada di Sekarpace, Jebres, Surakarta, tak ubahnya sebagai 'kawah candradimuka' bagi para atlet bola voli tim Vita Solo.
Kamis, (29/1) malam mulai pukul 19.00 WIB, suara pantulan bola, teriakan semangat, dan lebih dari 20 pevoli putri yang berada di GOR Wisanggeni, gembira dalam mengikuti sesi latihan.
Merupakan salah satu tim bola voli kenamaan Nasional, Vita Solo banyak melahirkan talenta-talenta hebat di pervolian Tanah Air.
Vita Solo memang identik dengan tim voli putrinya. Meski begitu, untuk sektor putra juga tidak kalah hebat dalam melahirkan nama-nama besar pevoli Nasional.
Aji Maulana, setter Timnas Voli Putra Indonesia, juga berasal dari didikan keras ala Vita Solo.
Hanya saja, Vita Solo bukannya tanpa kendala, baik dari segi teknisi maupun non-teknis.
GOR Wisanggeni sebagai markas Vita Solo, ternyata bukan homebase permanen mereka, melainkan dipakai melalui cara penyewaan.
Semangat staf kepelatihan dan atlet Vita Solo untuk terus melahirkan talenta-talenta berbakat di pervolian Indonesia tidak pernah padam, sekalipun terkendala lapangan yang harus menyewa.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Vita Solo, Agus Suyanto, saat ditemui Tribunnews. Sembari mengarahkan anak didiknya bagimana cara melepaskan spike yang benar, Agus menceritakan bagaimana keberlangsungan Vita Solo, dan makna dari tim ini berdiri.
"Kebetulan kita meneruskan dari pendahulu, pendirinya pak Haryono," buka Agus Suyanto sembari menunjuk foto pendiri Vita Solo yang terpajang di GOR tempat latihan.
Baca juga: Hasil Final Livoli Divisi 1: Rivan Nurmulki Bawa Eka Mandiri Juara, Vita Solo Runner-up Sektor Putri
"Kita modalnya berjuang, enggak ada pelatih yang digaji itu semua," tegasnya menerangkan.
"Kita dididik pak Haryono, kepuasaan batin saja bisa menghasilkan anak didik yang hebat," terang Agus Suyanto, yang juga mengemban tugas sebagai pelatih sektor putri.
Dalam penjelasannya, Vita Solo lebih dari sekedar nama, namun doa.
Seperti orang tua memberikan nama kepada anak, yang dalam istilah jawa dikenal "Asma Kinarya Japa", atau nama adalah doa, Vita berasal dari bahasa latin yang berarti hidup.
Vita Solo harapannya terus hidup dan memajukan pervolian, yang berawal dari lingkup se-Solo Raya, yang ditujukan untuk mengharumkan Indonesia di level Internasional.
"Vita itu berasal dari bahasa Yunani, Vitos, artinya hidup. Apapun yang terjadi, kita harus berprestasi, walaupun itu tertatih-tatih," sambungnya sembari tersenyum..
"Kami itu amatir tapi prestasinya profesional. Amatir artinya tidak mau merendahkan diri pada uang, tapi prestasinya harus tinggi,” kata Agus.
Seperti yang disinggung awal, Vita Solo memang identik tim putri. Tetapi bukan berarti klub voli kebanggaan masyarakat Kota Bengawan tidak menghasilkan talenta sektor putra.
Selain Aji Maulana, nama Dani Anggriawan tentu tidak asing di pervolian Tanah Air. Quicker yang akrab disapa Genter, juga malang melinting di Proliga.
Staf pelatih Vita Solo, Siwi Purno, menjelaskan bahwa Vita Solo juga memiliki tim putra. Bahkan dalam intensitas latihan sedikit 'diistimewakan' dari sektor putri.
Meski begitu, dia menyadari bahwa untuk melahirkan Aji Maulana ataupun Dani Anggriawan yang baru bukan sesuatu yang mudah bagi Vita Solo.
Sejauh ini, sektor putri difokuskan untuk bermain di Livoli Divisi Utama, dan beberapa atletnya memang rajin malang melintang di kasta tertinggi pervolian Tanah Air.
Sedangkan sektor putra, Vita Solo belum bisa menjamin partisipasi mereka di Livoli, namun setidaknya ada anak didik mereka yang menembus Proliga.
"Tradisi Vita bermain di Proliga dan Divisi Utama itu wajib, karena solo memiliki potensi yang banyak," buka Siwi Purno.
"Sehingga kita bisa membuat Vita bisa terkenal, dan lebih maju lagi. Amanat dari pemiliknya dulu, Vita harus lebih jaya."
"Vita Solo memang identik dan terkenalnya untuk tim putri. Tetapi untuk sektor putra, Vita juga harus mulai menembus level Livoli."
"Tetapi kita berjalan secara berkala. Kita akan memperbaiki manajemennya dulu. Baru kita bisa berbicara soal prestasi untuk tim putranya," tutupnya mengakhiri.
(Tribunnews.com/Giri)