Tentara Iran melontarkan ultimatum kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Memperingatkan bahwa segala agresi akan dibalas di seluruh kawasan dengan cepat dan tegas.
Mengutip Al Mayadeen pada (30/1), ultimatum ini dilontarkan oleh Juru Bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akrami-Nia pada Kamis (29/1/2026).
Dia menegaskan kesiapan Iran untuk memberikan respons cepat dan keras terhadap setiap aksi permusuhan.
Ia menekankan bahwa kesalahan apa pun dari pihak lawan tidak akan dibiarkan tanpa balasan.
Serta memperingatkan bahwa eskalasi konflik akan meluas melampaui wilayah Iran dan berdampak pada kawasan yang lebih luas.
“ Jika musuh melakukan kesalahan , kami akan menanggapinya dengan cepat dan tegas,” kata Akrami-Nia, menekankan bahwa konfrontasi apa pun tidak akan terbatas pada ruang lingkup tertentu.
Secara terpisah, Akrami-Nia menyatakan bahwa anggapan Donald Trump dapat melakukan operasi militer secara cepat adalah keliru.
Ia menegaskan tidak mungkin Iran akan tinggal diam atau tidak memberikan respons setelah tindakan tersebut.
“Jika Donald Trump berpikir dia bisa melakukan operasi cepat dan kemudian mencuit dua jam kemudian bahwa semuanya sudah selesai dan tidak akan ada tindakan yang diambil terhadap Iran, ini sama sekali tidak mungkin,” kata Akrami-Nia.