Dua Bulan Pascabanjir, Ratusan Rumah di Bireuen Masih Berlumpur
January 30, 2026 08:03 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dua bulan pascabanjir bandang, ratusan unit rumah warga di Kabupaten Bireuen hingga kini masih dipenuhi endapan lumpur. 

Meski sebagian bagian dalam rumah telah dibersihkan, lumpur tebal masih menumpuk di lingkungan sekitar rumah warga di sejumlah desa.

Pantauan Serambinews.com di beberapa desa di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng menunjukkan kondisi tersebut masih terlihat jelas.

Seperti di Desa Teupin Raya, Kubu, Pante Baro Gle Siblah, serta beberapa desa lainnya masih dipenuhi endapan lumpur, terutama di sekitar rumah warga. 

Kondisi serupa juga ditemukan di Desa Pante Lhong, Kapa, Gampong Raya Dagang, Gampong Raya Tambo, Pante Pisang, Blang Panjoe, dan desa lainnya.

Sementara ruas jalan desa umumnya sudah dibersihkan, lumpur masih menumpuk di halaman dan lingkungan rumah warga.

Baca juga: Dibantu Polres Bireuen, Lumpur Tebal di Dayah Syamsul Fata Keurumbok Dibersihkan

Camat Peusangan Siblah Krueng, Afrizal, kepada Serambinews.com, Jumat (30/1/2026), mengatakan banjir bandang yang terjadi sebelumnya berdampak berat pada desa-desa yang berada di sepanjang aliran Sungai Krueng Peusangan.

Hingga saat ini, masih banyak rumah warga yang belum terbebas dari lumpur.

“Bagian dalam rumah sebagian besar sudah dibersihkan, namun masih banyak warga yang belum sanggup membersihkan endapan lumpur tebal di sekitar rumah,” ujar Afrizal.

Ia menyebutkan, rumah warga yang baru berhasil dibersihkan sekitar 50 persen antara lain berada di Desa Kubu, Teupin Raya, Pante Baro Gle Siblah, Pante Baro Buket Panyang, Lueng Daneun, Kubu Raya, dan beberapa desa lainnya.

Menurutnya, lumpur yang dibersihkan warga umumnya dibuang ke samping rumah. Namun saat hujan turun, lumpur tersebut kembali masuk ke dalam rumah.

Baca juga: Polres Bireuen Bersihkan Lumpur Poskesdes Cot Mee

Kondisi hampir serupa juga disampaikan Camat Peusangan, Alfian SSos.

Ia menyebutkan masih terdapat ratusan unit rumah di sejumlah desa yang belum bersih sepenuhnya dan membutuhkan bantuan relawan serta pemerintah.

“Dalam rumah sebagian sudah bersih, tapi lingkungan sekitar rumah masih terdapat lumpur tebal,” ujarnya.

Desa-desa yang masih terdampak antara lain Pante Lhong, Kapa, Blang Panjoe, Gampong Raya Tambo, Gampong Raya Dagang, dan Pante Pisang.

Secara umum, terdapat sekitar 10 desa di wilayah tersebut yang hingga kini masih memiliki ratusan rumah berlumpur, meskipun sebagian sudah mulai dibersihkan.

Di Kecamatan Jangka, kondisi yang hampir sama juga dialami warga.

Camat Jangka, Mulyadi SP MSM, mengatakan masih banyak rumah warga yang belum mampu membersihkan endapan lumpur tebal, terutama di lingkungan sekitar rumah.

“Lumpur di dalam rumah umumnya sudah bersih, tapi di sekitar rumah masih menumpuk,” katanya.

Desa-desa yang masih terdampak di Kecamatan Jangka antara lain Desa Punjot, Kuala Ceurape, Alue Baye Utang, Alue Kuta, Ulee Ceu, Pasi, dan beberapa desa lainnya.

Ia menambahkan, lumpur yang dibuang ke sekitar rumah sering kembali masuk saat hujan turun.

Baca juga: Dua Bulan Pascabanjir, Tamiang Masih Berkubang Lumpur

Sementara itu, di Kecamatan Kutablang, ratusan rumah warga juga masih tertimbun lumpur tebal. Desa-desa yang terdampak antara lain Blang Mee, Keureumbok, Ujong Blang, Cot Ara, dan sejumlah desa lainnya.

Andi, seorang mahasiswa UIN Ar-Raniry asal Desa Ujong Blang, mengatakan sebagian besar rumah di desanya hingga kini belum mampu dibersihkan secara maksimal.

“Secara umum ada lebih dari 200 unit rumah di Ujong Blang. Mungkin baru sekitar 20 sampai 30 unit yang sudah bersih, sisanya belum karena warga belum sanggup memindahkan lumpur,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa hari lalu sempat ada bantuan alat berat dari seorang pengusaha selama lima hari.

Namun alat berat tersebut hanya digunakan untuk membersihkan jalan desa dan sebagian depan rumah warga, sementara lumpur di sekitar dan belakang rumah belum tertangani.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.