Atlet Kalbar Fauzi Purwolaksono kembali Sumbang Emas di ASEAN Para Games Thailand
January 30, 2026 08:27 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Atlet para atletik asal Kalimantan Barat, Fauzi Purwolaksono, kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang ASEAN Para Games Thailand.

Fauzi sukses menyumbangkan medali emas setelah turun di tiga nomor cabang atletik, yakni lempar lembing, tolak peluru, dan lempar cakram.

“Alhamdulillah, di event ini saya berhasil di nomor lempar lembing, tolak peluru, dan lempar cakram. Ini menjadi emas ketiga saya berturut-turut di ajang Asia Tenggara,” ujar Fauzi saat diwawancarai di Ruang VIP Pemprov Kalbar di Bandara Supadio Pontianak, pada Kamis 29 Januari 2025

Namun, perjuangan Fauzi tidak berjalan mudah. Di nomor tolak peluru, ia harus menghadapi atlet kuat asal Thailand dalam kondisi fisik yang kurang prima.

“Di nomor tolak peluru saya mendapatkan peringkat tiga. Target saya sebenarnya perak, tapi saat mau bertanding badan saya sedang demam. Alhamdulillah masih bisa mendapatkan perunggu,” ujarnya.

Baca juga: Atlet Kubu Raya Kembali Raih Medali Emas di Thailand, Bupati Sujiwo: Ditunggu Kepulangannya

Fauzi juga membagikan perjalanan panjangnya di dunia olahraga. Ia mengaku telah menekuni olahraga sejak duduk di bangku sekolah dasar dan sempat menjadi atlet normal sebelum mengalami kecelakaan pada 2006 yang menyebabkan kaki kanannya hancur.

Pasca kecelakaan, Fauzi mencoba bangkit dengan mengikuti seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga tingkat nasional melalui National Paralympic Committee (NPC).

“Setelah kecelakaan, saya mencoba ikut seleksi di Porprov dan nasional melalui NPC. Alhamdulillah bisa sampai di titik ini. Emas pertama saya di ASEAN Para Games 2022 di Indonesia, kemudian Kamboja, dan sekarang Thailand,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Barat, Mustaat Saman, menegaskan seluruh atlet asal Kalbar yang memperkuat kontingen Indonesia di ASEAN Para Games Thailand berhasil menyumbangkan medali.

“Enam atlet Indonesia yang berasal dari Kalbar semuanya mendapatkan medali. Mereka berasal dari cabang para angkat berat, para renang, para atletik, dan para tenis meja,” jelas Mustaat.

Ia menambahkan, NPCI Kalbar terus menjalankan program pembinaan melalui pencarian bakat serta latihan berjenjang guna menjaga kesinambungan prestasi atlet disabilitas.

“Saat ini atlet-atlet disabilitas Kalbar sudah menjalani latihan untuk persiapan Peparnas 2028 dan Peparprov yang akan digelar pada akhir November tahun ini,” pungkasnya. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.