Banjir dan Longsor di Trenggalek Sempat Tutup Jalan Antarkabupaten, Kini Bisa Dilewati
January 31, 2026 11:39 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Banjir dan Ttanah longsor terjadi di Kecamatan Gandusari, dan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (30/1/6).

Bencana ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut mulai sore hingga malam hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi, menjelaskan, banjir luapan terjadi di Jalan Raya Gandusari-Kampak, tepatnya di RT 07 RW 04 Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.

"Mulai sekitar pukul 17.00 WIB wilayah Gandusari diguyur hujan sedang hingga lebat. Sekitar pukul 18.30 WIB terjadi banjir luapan yang menggenangi jalan raya setinggi 30 hingga 40 sentimeter dan sempat masuk ke satu rumah warga dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter," ujar Triadi, Sabtu (31/1/2026).

Akibat kejadian tersebut, satu kepala keluarga dengan lima jiwa terdampak.

Namun, Triadi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

BPBD Trenggalek bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) multisektor yang melibatkan unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat langsung melakukan pemantauan tinggi muka air. 

"Sekitar pukul 20.00 WIB kondisi air di Jalan Raya Gandusari-Kampak sudah surut total, begitu juga genangan di rumah warga. Selanjutnya dilakukan pembersihan," tambahnya.

Baca juga: Muryanti Peluk Tiga Cucu Saat Angin Kencang Terjang Atap Rumah di Ponggok Blitar

Selain di Gandusari, hujan lebat juga menyebabkan banjir luapan disertai tanah longsor di Jalan Raya Bandung Tulungagung - Watulimo Trenggalek pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Material lumpur dan bebatuan dari tebing menutup badan jalan dengan ketinggian 40 hingga 50 sentimeter, serta masuk ke enam rumah warga di RT 04 dan RT 05 Desa Watulimo dengan ketinggian lumpur 15 hingga 30 sentimeter.

"Akibat kejadian tersebut, akses jalan sempat ditutup total. Kami langsung berkoordinasi untuk mengerahkan alat berat guna membersihkan material tanah longsor dari badan jalan," jelas Triadi.

Alat berat mulai dikerahkan sekitar pukul 23.00 WIB dan proses pembersihan berlangsung hingga pukul 01.00 WIB dini hari.

"Akses Kecamatan Watulimo-Bandung sudah terbuka dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Pagi hari dilanjutkan penyemprotan sisa lumpur agar jalan tidak licin," tegasnya.

Hal senada disampaikan Kapolsek Watulimo, AKP Sunarto, yang memastikan jalan sudah dapat dilalui sejak pukul 02.00 WIB.

Meski demikian, pihaknya mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati karena masih terdapat sisa tanah cair di beberapa titik.

"Pagi ini seluruh personel Polsek, Koramil, kecamatan, pemerintah desa, serta warga bergotong royong membersihkan sisa lumpur di jalan," pungkasnya.

(Sofyan Arif Candra/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.