TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pihak kepolisian memastikan Reza Arap tidak berada di apartemen saat Lula Lahfah pertama kali ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Kejadian tersebut berlangsung di sebuah unit apartemen di kawasan Jakarta Selatan.
Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan bahwa Reza Arap datang ke lokasi setelah mendapat informasi dari saksi.
Kehadirannya pun dilakukan bersama tenaga medis untuk memastikan kondisi Lula Lahfah.
Penjelasan ini disampaikan kepolisian untuk meredam berbagai spekulasi yang ramai beredar di media sosial.
Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah.
Ia menjelaskan kronologi awal berdasarkan rekaman kamera pengawas.
"Dari CCTV lift terlihat rekan korban berinisial VA dan asisten berinisial C menuju unit apartemen. Mereka mendapati kondisi saudari LL (Lula Lahfah) sudah tidak sadarkan diri di atas tempat tidur," ujar Iskandarsyah.
Melihat kondisi tersebut, saksi yang berada di lokasi segera mengambil langkah cepat.
Baca juga: Polisi Cek CCTV Meninggalnya Lula Lahfah, Teman Reza Arap Tak Tinggal Diam Jika Ada Fitnah: Basmi
Mendapatkan kabar tersebut, Reza Arap langsung berupaya mencari bantuan medis.
"Salah satu saksi menghubungi saudara RA (Reza Arap) untuk menginfokan situasi terakhir. Dari sana, RA meminta dicarikan dokter untuk mengecek kondisi korban," lanjut Iskandarsyah.
Rekaman CCTV menunjukkan bahwa Reza Arap baru tiba di apartemen beberapa saat kemudian.
Ia datang didampingi oleh seorang dokter bernama dr. Rizky.
Baca juga: Fakta Baru Meninggalnya Lula Lahfah, Ada DNA Almarhumah di Tabung Whip Pink hingga Bercak Darah
Setibanya di dalam unit, tim medis melakukan pemeriksaan dan secara resmi menyatakan bahwa Lula Lahfah telah meninggal dunia.
"Di CCTV terlihat saudara RA hadir bersama tim dokter. Setelah dilakukan pengecekan, dokter menyatakan saudari LL telah meninggal dunia. Setelah itu, pihak asisten menghubungi ambulans untuk penanganan lanjutan," jelasnya.
Mendampingi Evakuasi ke Rumah Sakit Setelah ambulans tiba, proses evakuasi jenazah dilakukan melalui lift barang.
Dalam rekaman tersebut, Reza Arap terlihat terus mendampingi proses evakuasi sejak jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah hingga dibawa menuju Rumah Sakit Fatmawati untuk proses klarifikasi lebih lanjut.
Adanya kronologi berbasis data tersebut, pihak kepolisian meminta publik untuk tidak membuat asumsi liar.
Polisi menegaskan bahwa kehadiran Reza Arap di lokasi adalah bentuk respons cepat setelah dihubungi saksi untuk memberikan bantuan medis bagi korban
(Tribunnewsmaker.com/ TribunSumsel)