TRIBUNJAKARTA.COM - Sebuah mobil box Daihatsu Grand Max mengalami kecelakaan tragis pada Sabtu pagi (31/1/2026).
Kendaraan yang melaju dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh itu menabrak pembatas jembatan sebelum akhirnya masuk ke dasar jurang di kawasan rawan kecelakaan Kecamatan Harau.
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Lintas Sumbar-Riau, tepatnya di KM 22, Jorong Aia Putiah, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (31/1/2026).
Satu unit mobil box Daihatsu Grand Max bernomor polisi BM 8359 FX terjun ke dalam jurang sedalam 15 meter setelah menabrak pembatas jembatan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.
Mobil yang dikemudikan Ahmad Syahroni (27) melaju dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh.
Rombongan diketahui hendak pergi melayat karena ada anggota keluarga yang meninggal di Payakumbuh.
Setibanya di lokasi kejadian yang dikenal sebagai kawasan rawan kecelakaan, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, menyebut pengemudi diduga tidak menguasai kondisi jalan yang dipenuhi tikungan tajam.
"Mobil melaju kencang, hilang kendali dan tidak bisa mengerem sehingga menabrak jembatan. Akhirnya kendaraan masuk ke dalam jurang di bawah jembatan tersebut," ungkap Iptu Zarwiko seperti dikutip Kompas.com.
Ia menambahkan, saat kejadian kondisi aspal dalam keadaan basah akibat gerimis.
Meski demikian, jarak pandang pengemudi relatif bebas dan arus lalu lintas cukup ramai.
Akibat benturan keras dan terjun ke jurang, mobil mengalami kerusakan berat pada bagian depan dan bodi.
Proses Evakuasi di Medan Terjal Pihak kepolisian menerima laporan kejadian pada pukul 07.00 WIB.
Sementara itu, Basarnas Pos SAR 50 Kota memperoleh informasi pada pukul 08.21 WIB. Koordinator Pos Basarnas 50 Kota, Roni Nur, kemudian mengerahkan lima personel tim rescue menuju lokasi kejadian.
Seluruh korban dalam kecelakaan tersebut berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Berikut identitas korban yang terdata: Ahmat Syahroni (27), sopir, mengalami cedera kepala dan dada, patah tulang punggung, serta luka pada kaki kiri. Dirawat di RS Dr. Adnaan WD Payakumbuh.
Yuli Mayang Sari (32) mengalami patah paha kiri dan tangan kiri. Dirawat di RS Dr. Adnaan WD Payakumbuh.
Mutiara Amanda (21) mengalami luka pada kaki dan tangan. Dirawat di RS Dr. Adnaan WD Payakumbuh.
Septia Rahayu (24) mengalami luka pada kaki dan tangan. Dirawat di RS Dr. Adnaan WD Payakumbuh.
Alvino (8) mengalami luka pada kaki. Dirawat di RS Dr. Adnaan WD Payakumbuh.
Fairel (10) dirawat di Puskesmas Tanjung Pati.
Rendi Admi (28) dirawat di Puskesmas Tanjung Pati.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.