MilkLife Soccer Challenge Jadi Jalan Buat Riyanti Saffana ke Pentas Dunia
kumparanBOLANITA February 01, 2026 01:57 AM
Riyani Saffana Suryani tak pernah menyangka laju kariernya di sepak bola akan secepat ini. Dari tak pernah kenal sepak bola, lalu menjadi pemain terbaik di event sepak bola putri regional, hingga membela Indonesia di Gothia Cup.
Semua capaiannya itu berawal saat Riyanti memutuskan untuk ikut dengan sekolahnya, SDN 129 Rancasawo Margasari, ke event MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung. Bermodal tekad, Riyanti menjejaki event sepak bola pertamanya di MLSC Bandung 2024 lalu. Kepada kumparan, Riyanti cerita kalau dirinya bahkan tak pernah bermain sepak bola sebelum ikut MLSC.
Untungnya, keberanian Riyanti untuk ikut dalam turnamen besutan MilkLife dan Bakti Olahraga Djarum Foundation tersebut langsung berbuah manis. Riyanti berhasil menjadi Best Player dalam gelaran MLSC Bandung 2024 lalu. Catatan golnya pun cukup mencolok bagi debutan, total 21 kali ia mencatatkan namanya di papan skor.
Sadar bahwa ia punya bakat sepak bola, Riyanti pun memutuskan untuk ikut Sekolah Sepak Bola (SSB) Goal Aksis pada awal 2025. Keputusannya tak sia-sia, Riyanti seolah menemukan tempat yang tepat untuk mengembangkan bakat sepak bolanya.
Setelah ikut SSB, Riyanti kembali sukses menjadi Best Player U-12 di MLSC Bandung Seri 1 2025/26. Kala itu, ia juga berhasil bikin 11 gol sepanjang turnamen.
Namun, capaiannya tak cuma di situ, Riyanti bahkan berhasil menjadi salah satu pilar Indonesia di Gothia Cup 2025 pada Juli lalu di Swedia. Ia terpilih dari ratusan peserta yang diseleksi langsung oleh eks-asisten pelatih Timnas Wanita Indonesia, Yopie Riwoe.
"Pengalaman di sana senang banget pas itu juga awal-awal naik pesawat tuh senang nggak expect aja gitu. Nah di situ pas kita sampai Swedia memang bener-bener nggak nyangka kayak mimpi aja gitu sudah sampai titik sini mungkin lebih ke depannya lebih baik terus," kata Riyanti saat ditemui di Lapangan Chandradimuka Pusdikif, Bandung, Sabtu (30/1).
"Bisa cetak gol di sana bahagia bahagia banget, bisa cetak salah satu gol dari Indonesia ke gawang Swedia," sambungnya.
Riyanti Saffana Suryani, pemain SDN 129 RANCASAWO MARGASARI B U-12 di MilkLife Soccer Challenge Bandung 2025/26. Foto: Dok. MilkLife Soccer Challenge
zoom-in-whitePerbesar
Riyanti Saffana Suryani, pemain SDN 129 RANCASAWO MARGASARI B U-12 di MilkLife Soccer Challenge Bandung 2025/26. Foto: Dok. MilkLife Soccer Challenge

MilkLife Soccer Challenge Bikin Disiplin

Tak cuma mengantar Riyanti ke turnamen level dunia, MilkLife Soccer Challenge juga berhasil membuat karakter pemain kelahiran Bandung, 11 Juni 2013 itu semakin disiplin. Hal itu dituturkan oleh ibu Riyanti, Ernawati.
Kata Ernawati, kini pola hidup Riyanti mulai dari waktu istirahat, makan, dan latihan sepak bola semakin teratur pasca mengikuti MilkLife Soccer Challenge.
“Iya sekarang disiplin, dari makanan dari sehari-hari juga disiplin. Ikutan semenjak ikutan bola, dari makanan, dari pola makan sama sehari-hari aja, sehari-hari aja disiplin sekarang mah,” kata Ernawati saat berbincang dengan kumparanBOLANITA.
Riyanti Saffana Suryani, pemain SDN 129 RANCASAWO MARGASARI B U-12 di MilkLife Soccer Challenge Bandung 2025/26. Foto: Dok. MilkLife Soccer Challenge
zoom-in-whitePerbesar
Riyanti Saffana Suryani, pemain SDN 129 RANCASAWO MARGASARI B U-12 di MilkLife Soccer Challenge Bandung 2025/26. Foto: Dok. MilkLife Soccer Challenge
Sisi positif lain yang tak disangka dari Ernawati ialah rutinitas olahraga seperti sepak bola yang diikuti Riyanti membuat sang anak jadi lebih aktif berolahraga ketimbang memegang gawai. Sekarang Riyanti punya batasan waktu untuk memegang gawai agar lebih fokus sekolah dan latihan sepak bola.
“Kalau main gim itu Riyanti alhamdulillah nggak sih semenjak ini (MLSC) jadi mengurangi. Bukan nggak lagi, nggak ada ya sekarang mah soalnya kan waktu main handphone-nya. Jadi fokus fokus ke karier lah, ya ke latihan ke prestasi dia gitu karena kan apa mengganggu juga sih handphone juga gitu main gim itu jadi kurang fokus. Jadi sekarang mah sudah dihapus semua nggak ada gimnya, fokus ke main bola sekarang,” tandas Ernawati.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.