Isi Chat Denada ke Ressa soal Perasaan Terbongkar, Kuasa Hukum Sebut Itu Bohong: Seolah Dibuang
February 01, 2026 02:01 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dampak perseteruan panas antara Ressa Rizky Rossano dan penyanyi Denada kini mulai merembet ke ranah profesional.

Kabar mengenai pemboikotan Denada oleh sejumlah stasiun televisi telah sampai ke telinga Ressa dan memicu keprihatinan mendalam.

Walaupun jalur hukum tengah ditempuh, Ressa menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat untuk memutus rezeki siapa pun.

Apalagi ia sadar betul bahwa Denada masih merupakan darah dagingnya sendiri.

"Bagaimana pun itu kan masih darah daging. Kasihan di-boikot dari pihak stasiun TV. Maksudnya Ressa kan nggak meminta seperti ini dan bukan Ressa yang minta di-boikot," ungkap Ressa.

Namun, di tengah rasa kasihan itu, tim hukum Ressa justru mendapati fakta adanya intimidasi dari lingkungan pertemanan sang artis.

Mereka seolah menyudutkan Ressa sebagai penyebab tunggal jatuhnya karier Denada saat ini.

Tudingan tersebut justru membuka luka lama dan memicu tim hukum Ressa untuk membeberkan bukti-bukti pengabaian yang membuat pemuda ini merasa seolah-olah sudah "dibuang" sejak lama.

Andika Meigista, rekan tim kuasa hukum Ressa, menyoroti cara komunikasi yang sangat tidak wajar antara anak dan ibu kandung.

"Kalau memang ada kasih sayang sejak awal, mana mungkin Ressa memanggil ibunya sendiri dengan sebutan Mbak? Itu saja sudah menunjukkan jarak yang luar biasa," tutur Andika.

Kenyataan pahit mengenai status administrasi Ressa pun dibongkar oleh Ronald Armada selaku kuasa hukum utama.

Ia menegaskan bahwa identitas kliennya di dokumen negara bahkan tidak mencantumkan nama Denada sebagai ibu.

Dalam akta kelahiran, dituliskan Ressa adalah anak dari kakeknya, Didurosa Noerhansah.

"Dia seolah dibuang secara administratif demi kepentingan sekolah karena ibunya tidak mau muncul," tegas Ronald.

Isi Chat Denada ke Ressa

Baca juga: Denada Sebut Gaya Hidup Ressa Ternyata Hedon dan Manja, Kini Ditantang Bukti Nafkah: Siap Bertarung

Di tengah situasi yang penuh jarak tersebut, Denada rupanya diam-diam mengirim chat kepada Ressa mengenai perasaannya.

Pesan singkat yang akhirnya terbongkar itu dirasa sangat kontras dengan kenyataan hidup yang harus ditanggung Ressa selama dua dekade.

"Dia bilang 'apapun yang terjadi, Always Love You'," ungkap Ressa Rosano seperti dikutip dari ReyBen Entertainment, Minggu (1/2/2026).

Mendengar adanya pesan manis tersebut, Ronald Armada justru melontarkan pernyataan menohok dan menyebut isi chat itu adalah kebohongan.

Baginya, kata-kata cinta itu tidak bisa menghapus fakta nihilnya komunikasi intens selama 23 tahun.

"Pihak tergugat mendalilkan sudah terjalin komunikasi baik selama bertahun-tahun. Itu bohong! Dia baru berkomunikasi setelah ada gugatan ini," ucapnya.

DENADA TAK AKUI ANAK - Pihak Denada menyebut gaya hidup anaknya mewah di Banyuwangi hingga alasan beri gaji sopir Rp 2,5 juta agar sang anak tidak manja.
DENADA TAK AKUI ANAK - Pihak Denada menyebut gaya hidup anaknya mewah di Banyuwangi hingga alasan beri gaji sopir Rp 2,5 juta agar sang anak tidak manja. (kolase Istimewa)

Ronald pun menantang pihak Denada menunjukkan bukti bahwa sebelum ada gugatan ini, ada komunikasi yang terjalin.

"Kalau memang pernah ada komunikasi sebelumnya, tunjukkan buktinya!" cecar Ronald.

Ia menduga narasi kasih sayang yang dilemparkan Denada hanyalah sebuah mekanisme pertahanan agar sang penyanyi tidak terlihat bersalah di mata publik.

Ronald juga membantah keras pernyataan kuasa hukum Denada yang mengklaim masih membiayai Ressa hingga Januari 2024.

Baca juga: Dituduh Jadi Penyebab Denada Diboikot TV, Ressa Syok hingga Kena Mental Dengar Omongan Iis Dahlia

Ia membeberkan, kondisi ekonomi Ressa justru sangat terpuruk.

"Kalau dia bilang membiayai, faktanya Ressa ini sekolahnya putus! Mobil yang diberikan untuk dia kerja tarik Grab pun tidak dicicil pembayarannya sampai akhirnya ditarik paksa oleh leasing," jelasnya.

Pihak Ressa Rizky Rossano pun menyatakan akan terus maju dengan gugatannya dan menantang Denada untuk berani bertemu demi menyelesaikan masalah secara transparan, bukan hanya bersembunyi di balik pesan singkat.

"Saya mengejar ini karena dia telah melakukan penindasan terhadap kehormatan keluarga yang membesarkan Ressa," pungkas Ronald Armada.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.