TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI - Identitas jenazah yang ditemukan saat pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Minggu (1/2/2026) dipastikan adalah I Wayan Teja Setiawan (Wawan). Keluarga Wayan mengonfirmasi kepastian itu.
Istri Wawan, Ratna, mengatakan, pihaknya menerima informasi penemuan jenazah dari pihak kepolisian sekitar pukul 10.00 WIB. Kabar itu diberikan sekitar 3,5 jam setelah jenazah ditemukan.
Setelahnya, ia dan keluarga berangkat ke RSUD Blambangan tempat jenazah Wawan disemayamkan.
Ratih memastikan, jenazah tersebut adalah Wawan sebab keluarga telah melihat celana yang dikenakan oleh jenazah. Termasuk juga barang-barang yang ada di dalam celana.
Baca juga: Mengintip Geliat Ekonomi di Desa Wisata Kemiren Banyuwangi, Anak Muda hingga Lansia Berdaya
Baca juga: Jenazah KMP Tunu Pratama Jaya Kantongi Identitas, Tim DVI Lakukan Pemeriksaan di RSUD Blambangan
Di dalam celana tersebut, terdapat dompet yang berisi beberapa kartu. Termasuk kartu identitas berupa kartu tanda penduduk dan surat izin mengemudi. Surat-surat itu masih utuh dan tertulis jelas identitasnya.
"Ada juga handpone di dalam celana. Saya ingat mereknya dan sama," kata Ratna, saat ditemui di Kamar Jenazah RSUD Blambangan, Minggu malam.
Keluarga Ratna bersyukur jenazah Wawan bisa ditemukan setelah 7 bulan tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Setelah waktu panjang itu, keluarga sebenarnya telah mengikhlaskan kepergian bapak dua anak tersebut.
Ratna menjelaskan, Wawan adalah warga Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Ia merupakan kru KMP Tunu Pratama Jaya. Ia bekerja sebagai kelasi. Ia sudah bekerja selama dua tahun di kapal tersebut.
Menurut Ratna, jenazah Wawan akan segera dikuburkan setelah diserahterimakan dari tim DVI Polda Jatim kepada keluarga. Jenazah akan dimakamkan di pemakaman dekat kediamannya.
Setelah dinyatakan hilang dan pencarian tak diperpanjang, pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian Wawan. Pengajian tahlil juga telah digelar.
Setelah dipastikan jenazah Wawan ditemukan, keluarga akan kembali menggelar pengajian tahlil.
Menurut Ratna, keluarga telah mendapatkan seluruh hak dan santunan. Baik dari asuransi maupun perusahaan kapal.
"Semua sudah," kata dia.
Hingga Minggu malam sekitar pukul 19.30 WIB, pengumuman resmi dari DVI Polda Jatim terkait identitas jenazah belum dikeluarkan. Menurut informasi, pengumuman tersebut bakal diberikan malam ini.
(Aflahul Abidin/TribunJatimTimur.com)