TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Masuknya investor anyar dalam struktur kepemilikan saham Persib Bandung, yakni Unilever, dinilai memberi tambahan daya finansial yang signifikan. Kondisi ini disebut ikut memantik munculnya rumor besar di bursa transfer paruh musim kompetisi 2025/2026.
Sebelumnya, Unilever sebagai salah satu perusahaan terkemuka di dunia dalam kategori Beauty & Wellbeing, Personal Care, Home Care, dan Foods, resmi mengumumkan kemitraan dengan Persib, jelang akhir Januari 2026.
Melalui produk ikoniknya, Rinso dan Sunlight, kolaborasi Unilever Indonesia dan Persib menandai langkah bersejarah yang mempertemukan kekuatan brand rumah tangga terpercaya dengan klub sepakbola yang memiliki basis penggemar terbesar di Indonesia.
Mengutip TribunWow.com, nama Persib Bandung kembali ramai dikaitkan dengan salah satu target lama mereka, winger milik Borneo FC Samarinda, Mariano Peralta. Isu tersebut kembali mencuat dan langsung menyedot perhatian publik sepak bola nasional.
Dalam perkembangannya, beredar kabar bahwa Mariano Peralta disebut bakal ditebus Persib Bandung dari Borneo FC pada paruh musim ini.
Rumor tersebut bahkan menyebut potensi transfer ini sebagai salah satu yang paling besar dalam sejarah perpindahan pemain antarklub Liga 1.
Isu tersebut pertama kali diungkap oleh akun Instagram yang kerap membahas sepak bola Indonesia, @pilotinfootball, pada 1 Februari 2026. Akun itu mengunggah foto Mariano Peralta dengan narasi yang mengarah pada Persib Bandung.
"BREAKING NEWS!!
MELEDAK! SAYAP KANAN BORNEO FC DIKABARKAN AKAN SEGERA BERGABUNG KE P***** B******?
INGAT INI MASIH RUMOR! KARENA DIKABARKAN AKAN ADA KEJUTAN YANG TERJADI DI BRI SUPER LEAGUE TERKAIT TRANSFER PARUH KEDUA INI!
KALO SAMPE INI TERJADI MAKA AKAN ADA TRANSFER TERBESAR SEPANJANG SEJARAH YANG MELIBATKAN ANTAR TIM SUPER LEAGUE YANG SEDANG MEREBUTKAN POSISI JUARA! ????????????
RUMOR INI TIMBUL KARENA SEDANG VIRAL DI X!" tulis @pilotinfootball.
Kemunculan rumor tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai peluang realisasinya. Terlebih, kontrak Mariano Peralta bersama Borneo FC diketahui akan berakhir pada 30 Juni 2026 mendatang.
Dengan situasi tersebut, peluang Persib Bandung yang baru saja memperoleh tambahan kekuatan finansial dari investor anyar dinilai terbuka lebar untuk mengamankan jasa winger berusia 27 tahun itu. Kondisi kontrak yang tersisa juga menjadi faktor penentu dalam dinamika negosiasi.
Walau Persib harus menebus sisa setengah musim jika ingin mendatangkannya lebih cepat, kekuatan dana yang dimiliki klub asal Bandung itu dianggap mampu merealisasikan langkah tersebut. Secara finansial, skema transfer dinilai bukan hambatan besar.
Nilai Mariano Peralta sendiri ditaksir mencapai Rp10,43 miliar berdasarkan pembaruan per 19 Desember 2025. Angka tersebut menjadi acuan dalam perbincangan potensi kepindahannya.
Apabila Borneo FC memilih untuk tidak melepas Mariano Peralta pada paruh musim ini, maka sang pemain berpeluang hengkang secara bebas transfer di akhir musim. Status tersebut akan berlaku seiring berakhirnya kontrak yang bersangkutan.
Situasi itu membuat Borneo FC berada pada posisi harus mempertimbangkan opsi melepas Mariano Peralta lebih cepat. Tawaran dari Persib Bandung dinilai lebih menguntungkan dibanding risiko kehilangan pemain tanpa pemasukan dana sama sekali.
Profil Mariano Peralta
Nama di negara asal: Mariano Ezequiel Peralta Bauer
Tanggal lahir / Umur: 20 Februari 1998 (27 tahun)
Tempat kelahiran: Adrogué, Argentina
Tinggi: 1,80 m
Kewarganegaraan: Argentina
Posisi: Sayap kanan / Right winger
Kaki dominan: Kanan / Right
Klub saat ini: Borneo FC Samarinda
Bergabung: 7 Agustus 2024
Kontrak berakhir: 30 Juni 2026
Catatan Statistik
Borneo FC: 54 pertandingan, 20 gol, 22 assist, 4.775 menit bermain
Unión Santa Fe: 40 pertandingan, 3 gol, 2 assist, 1.719 menit bermain
CA Cerro: 35 pertandingan, 3 gol, 4 assist, 1.757 menit bermain
San Lorenzo: 27 pertandingan, 2 gol, 0 assist, 845 menit bermain