TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Sebuah gudang penyimpanan kayu milik di Banjar Pagutan, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali kebakaran, Senin 2 Februari 2026 pagi.
Tumpukan kayu berukuran besar di gudang, membuat api dengan cepat membesar, sebelum berhasil dipadamkan petugas Damkar.
Putu Suwarbawa mengatakan, kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar pada pukul 06.18 Wita.
Petugas Damkar langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi lima menit kemudian.
Baca juga: Rumah Warga Melaya Jembrana Kebakaran, Sertifikat Tanah, Perhiasan hingga Uang Tunai Ludes Terbakar
“Begitu laporan masuk, personel Regu 3 Damkar Klungkung langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman. Saat petugas tiba, api sudah cukup besar dan membakar tumpukan kayu,” kata I Dewa Putu Suwarbawa.
Gudang tersebut diketahui menyimpan kayu jenis nangka.
Proses pemadaman difokuskan pada upaya mengendalikan api sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran susulan akibat bara api yang masih tersisa di bawah tumpukan kayu berukuran besar.
“Petugas melakukan relokasi kayu dan pemadaman pada titik-titik api yang masih aktif. Api berhasil dipadamkan sekitar 40 menit kemudian, dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 07.00 Wita,” jelasnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Klungkung mengerahkan dua unit armada, masing-masing unit tenos berkapasitas 4.000 liter dan satu unit ajax besar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
“Yang terpenting, api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Penanganan berjalan aman dan situasi berhasil dikendalikan,” ungkap I Dewa Suwarbawa. (mit)