Diguyur Hujan Sejak Subuh, Jalan Menuju Pasar Smart Pasangkayu Kembali Digenangi Air
February 02, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Hujan yang mengguyur wilayah Pasangkayu sejak subuh, Senin (2/2/2026), kembali menyebabkan genangan air di jalan menuju Pasar Smart Pasangkayu, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu.

Kondisi tersebut membuat akses utama menuju pasar menjadi licin dan berbahaya bagi pengendara.

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, terlihat genangan air menutup hampir seluruh badan jalan.

Baca juga: Pesepeda Tewas Usai Ditabrak Truk di Pasangkayu Gara-gara Sopir Kelelahan Nyetir

Baca juga: Lupa Matikan Kompor Dapur Rumah di Baras Pasangkayu Terbakar

Air bercampur lumpur mengisi sejumlah lubang besar dan kecil di permukaan aspal yang sudah rusak.

Dari kejauhan, permukaan jalan tampak rata, namun sesungguhnya dipenuhi lubang yang tertutup air sehingga sulit dikenali pengendara.

Lubang Jalan Tertutup Air dan Berisiko Kecelakaan

Beberapa lubang bahkan tampak cukup dalam, ditandai dengan air berwarna kecokelatan yang menggenang tanpa terlihat dasar aspalnya.

Kondisi ini memaksa pengendara, khususnya sepeda motor, melaju perlahan sambil menebak-nebak bagian jalan yang aman untuk dilalui.

Di sisi kiri dan kanan jalan, rumput liar tumbuh tinggi, sementara drainase di sekitar jalan terlihat tidak berfungsi optimal.

Air hujan tampak mengalir lambat dan sebagian besar justru menggenangi badan jalan.

Beberapa kendaraan roda dua terlihat sesekali oleng saat melintasi genangan, sementara kendaraan roda empat harus memperlambat laju untuk menghindari lubang.

Salah satu pengendara, Mama Nisa, yang ditemui di lokasi mengaku khawatir melintas di jalur tersebut, terutama saat hujan turun deras.

“Kalau sudah hujan begini, lubangnya tidak kelihatan sama sekali. Tahu-tahu roda masuk, bisa jatuh. Ini sangat berbahaya, apalagi untuk motor,” ujarnya.

Kondisi jalan menuju pasar Smart Pasangkayu
JALAN BERLUBANG - Kondisi jalan menuju pasar Smart Pasangkayu, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, digenangi air akibat hujan yang berlangsung sejak subuh hingga pagi hari.

Ia menambahkan, jalan tersebut merupakan akses utama yang setiap hari ramai dilalui warga, baik pedagang maupun pembeli yang hendak menuju Pasar Smart Pasangkayu.

“Jalan ini selalu ramai, apalagi pagi hari. Banyak orang mau ke pasar, antar anak sekolah, dan aktivitas lainnya. Tapi kondisinya sudah lama rusak dan belum ada perbaikan,” katanya.

Diketahui, jarak jalan menuju Pasar Smart Pasangkayu dari jalan poros utama sekitar tiga kilometer.

Terdapat dua akses yang bisa dilalui pengendara, namun keduanya memiliki kondisi yang hampir sama, yakni jalan berlubang dan kerap digenangi air saat hujan turun.

Warga berharap kondisi jalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

Pasalnya, selain menghambat aktivitas ekonomi warga, kerusakan jalan juga berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama saat cuaca buruk dan jarak pandang terbatas.

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.