SURYA.CO.ID, SURABAYA- Revalina S. Temat, Gunawan, Megan Domani dan Annisa Kaila menceritakan pengalaman berperan dalam Film “Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?“ di Surabaya, Jumat (30/1/2026).
Film religi ini mengisahkan perjuangan single mom yang merawat anak remajanya seorang diri, setelah diceraikan oleh sang suami.
Memerankan Sarah, Revalina S. Temat menyebut, karakter yang diperankannya menjadi perwakilan bagi banyak para perempuan single mom yang harus berjuang bertahan hidup. Perannya adalah sebuah keikhlasan.
Baca juga: Sudah Tayang di Bioskop, Film Penerbangan Terakhir Karya Benni Setiawan Ajak Penonton Berefleksi
“Itu kan diucapkannya gampang banget tapi mencapai itu nggak gampang. Menurut ku keikhlasan yang benar tidak usah diomongin tapi buktikan lewat tindakan, pelan-pelan mengiklaskan,” sebut Revalina di Ciputra World Surabaya, Jumat (30/1/2026).
Sementara, konflik yang hadir ketika Sarah harus menerima mantan suaminya, Satrio (Gunawan) yang mengalami sakit keras, bersama istri muda Satrio, Annisa (Megan Domani), menjadi gambaran ujian yang berat yang dilalui oleh seorang ibu tunggal.
Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? ingin menjadi sebuah ruang reflektif yang membuka ruang diskusi dan menerima kerapuhan di balik kekuatan para single mom.
Suasana meriah nan haru pun tercipta saat film jajaran pemeran film seperti Revalina S. Temat, Gunawan Sudrajat, Megan Domani, dan Annisa Kaila nobar serta meet and greet bersama penonton.
Banyak dari para penonton single mom yang ikut terharu dan tangis pecah, ikut menyaksikan perjuangan Sarah.
“Buat aku, film ini juga bukan cuma mengajak berbicara ke para single mom, tapi juga teman-teman dari keluarga broken home. Aku harap karakter Laila yang aku perankan juga bisa menjadi representasi yang bisa mewakili suara teman-teman yang mungkin selama ini jarang didengar. Semoga film ini juga bisa memeluk kalian,” kata Annisa Kaila.
Sementara aktor senior Gunawan menyebut karakter Satrio, suami Sarah, gambaran ego yang tidak memikirkan istri dan anak. Film ini dinilai sebagai refleksi dan tuntunan bagi keluarga untuk tetap mempertahankan kebahagiaan keluarga.
“Semoga ini menjadi tuntunan bagi keluarga, menjadi acuan bagi pria, ibu-ibu diberikan kesabaran, mendapatkan hikmah hidayah,” sebut Gunawan
Masing-masing pemeran juga menceritakan kesulitan atau tantangan dalam memerankan setiap karakter.
“Adegan paling sulit mendorong mas Satria waktu dia lumpuh di kontrakan. Harus ngobrol dulu, angat-angkat, sembunyi ngumpet, karena tempatnya panas, keringetan, dan pakai tenaga ku buat angkat-angkat,” sebut Megan Domani yang memerankan Anisa.
Film ini disebut menjadi refleksi awal tahun 2026 lewat kisah perjuangan seorang single mom yang inspiratif dalam menemukan kemudahan di tengah kesulitan.
“Paling susah adegan harus berenang, di kolam renang menggunakan mukena. Aku udah mencoba berkali-kali, mukena lebar dan berat, aku udah pegang tiang, kanan-kiri tapi nggak bisa jadi aku kalungin dua besi pemberat buat kamera, akhirnya bisa,” sebut Revalina.