Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya Masih Dititip di RSU Negara
February 02, 2026 03:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Mayat yang ditemukan di perairan Selat Bali Minggu kemarin masih dalam proses identifikasi oleh Tim Identifikasi di RSU Negara, Jembrana, Senin 2 Pebruari 2026.

Jenazah yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh tersebut disebutkan menjadi salah satu kendala.

Selain itu, belum ada pihak dari perwakilan keluarga dari korban tragedi KMP Tunu Pratama Jaya yang mengkonfirmasi terkait temuan dua sosok mayat tersebut. 

"Saat ini masih dititip di RSU Negara. Masih menunggu proses lebih lanjut (identifikasi)," kata Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana saat dikonfirmasi, Senin 2 Pebruari 2026.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pintu Masuk TPA Sente Bali Dipagar Bambu Oleh Warga, Cegah Truk Buang Sampah Residu

Terpisah, Kasat Polariud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta juga mengatakan hal senada. Menurutnya, tim ident masih melakukan identifikasi lebih lanjut terkait jenazah tanpa identitas yang ditemukan di perairan Selat Bali, Minggu 1 Pebruari 2026 kemarin sore. 

Dia mengakui, kemungkinan proses identifikasi ini bakal memakan waktu cukup lama. Sebab, ketika nantinya ada laporan dari pihak keluarga, harus melakukan pencocokan DNA.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bali Besok 3 Februari 2026, Hujan Ringan Guyur Bedugul dan Kintamani

"Untuk teknisnya, tim dari DVI (Disaster Victim Identification) dari Polda yang paham. Tapi kemungkinan prosesnya cukup lama untuk pencocokan DNA," ungkapnya. 


Sementara itu, Komandan Pos TNI AL (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Juli Prasetyo mengakui, pasca penemuan mayat kemarin, belum ada masyarakat ataupun pihak keluarga korban KMP Tunu Pratama Jaya yang meminta informasi lebih lanjut terkait mayat yang ditemukan dalam kondisi tak utuh di perairan Selat Bali.


"Sampai hari ini masih belum ada (yang mengkonfirmasi). Kami mengimbau jika ada keluarga dari korban KMP Tunu Pratama Jaya yang hendak meminta informasi, dipersilahkan," tandasnya.


Untuk diketahui, dua sosok mayat ditemukan di perairan Selat Bali atau lintas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk saat kegiatan pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya, Minggu 1 Pebruari 2026. Sosok mayat pertama ditemukan saat pengangkatan bangkai truk warna kuning pagi hari, dan satu sosok mayat lagi ditemukan sekitar 300 meter dari Pelabuhan Gilimanuk pada sore hari. 


Mayat pertama sudah dievakuasi oleh Polresta Banyuwangi dan satu mayat dievakuasi ke RSU Negara, Jembrana untuk proses identifikasi lebih lanjut. 


Menurut Danposal AL Gilimanuk, Lettu Laut (P) Juli Prasetyo, temuan mayat tersebut merupakan yang kedua hari ini. Sosok jenazah yang mengapung tersebut ditemukan oleh nelayan di perairan sisi utara LCM Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 14.25 WITA.


"Sekitar 20 meter dari Lampu Suar yang ada di kawasan tersebut," kata Lettu Juli Prasetyo saat dikonfirmasi, Minggu 1 Pebruari 2026 kemarin.


Dia melanjutkan, setelah laporan tersebut pihaknya bersama instansi terkait melakukan koordinasi untuk evakuasi. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke sekitar Dermaga MB III Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 16.00 WITA.


"Kondisinya memang sudah tidak utuh, sekarang sudah dievakuasi ke RSU Negara untuk tindakan lebih lanjut," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.