Ini Harapan Sejumlah Tokoh Aceh hingga Kementerian ke Prof Mirza, Rektor USK Terpilih 2026-2031
February 02, 2026 09:35 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tokoh-tokoh asal Aceh hingga perwakilan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) RI menyampaikan sejumlah harapan usai terpilihnya Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2031.

Hal ini disampaikan usai Rapat Pleno Tertutup Majelis Wali Amanat (MWA) di Balai Senat kampus setempat, Darussalam, Banda Aceh, Senin (2/2/2026).

Ketua MWA sekaligus Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Dr Safrizal ZA menyampaikan, prosesi ini menjadi tonggak sejarah baru, karena pemilihan rektor ini berlangsung secara demokratis, setelah kampus tersebut berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

“Mudah-mudahan rektor terpilih nantinya bisa membawa dan lebih mengharumkan nama besar USK dengan visi-misi yang telah disampaikan kepada MWA,” ucap Safrizal.

Sementara Anggota MWA Perwakilan Masyarakat, Dr Sofyan A Djalil SH MA MALD berharap, di bawah kepemimpinan Prof Mirza, USK bisa lebih maju ke depan, serta berstandar global.

“Kita berdoa dan mendukung apa yang bisa kita dukung, supaya cita-cita besar tersebut dapat tercapai. Sekali lagi selamat untuk Rektor USK yang baru,” ucap tokoh asal Aceh yang pernah menjadi menteri di sejumlah kabinet era Presiden Jokowi dan SBY itu.

Selanjutnya, Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Dr Muhammad Hasan Chabibie ST MSi mewakili Mendikti Saintek berharap, rektor terpilih yang tinggal menunggu proses pelantikan ini semoga, betul-betul bisa membawa USK sebagaimana harapan para stakeholders utamanya, seperti para guru besar, dosen, tenaga pendidik, mahasiswa dan masyarakat Aceh secara keseluruhan

Sebagaimana tagline di Kemendikti Saintek, kampus berdampak. Pihaknya berharap nanti, rektor terpilih dengan semua stakeholdernya betul-betul mampu membawa USK memberikan dampak lebih maksimal lagi.

Baca juga: USK Kirim 50 Mahasiswa ke Aceh Timur, Terlibat Langsung Dalam Pemulihan Pascabanjir

“Apakah itu secara akademis, atau dampak-dampak yang secara langsung bisa dirasakan masyarakat, lewat aktivitas yang ada dalam perguruan tinggi,” ucap Chabibie.

“Kalau ini bisa dilaksanakan, keberadaan dan kebermanfaatan USK betul-betul bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Staf Ahli Mendikti Saintek RI itu juga mengharapkan, transformasi dari perguruan tinggi tidak semata-mata hanya menjadi sebuah lembaga pendidikan yang berkutat atau bertengger di atas menara gading.

Tetapi betul-betul bisa memberikan manfaat riil kepada masyarakat. Dia mengingatkan, tantangan hari ini luar biasa, misal persoalan-persoalan berkaitan dengan ketahanan pangan, lingkungan, hingga persoalan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

“Lembaga pendidikan tinggi yang menjadi jangkar dari semua proses itu, diharapkan bisa memberikan kontribusi yang lebih maksimal,” ujar Chabibie.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pemilihan Rektor (PPR) USK, Prof Dr Rusli Yusuf MPd menyampaikan terima kasih terhadap semua pihak yang telah berkontribusi dan memberikan masukan, selama proses pelaksanaan pemilihan rektor ini berlangsung.

“Berhasil terlaksananya proses ini berkat dukungan masyarakat luas, terima kasih arahan dan bimbingan untuk semua para tokoh-tokoh masyarakat, kementerian, agar proses ini berjalan lancar dan maksimal,” ucap Rusli.

Dia berharap, Rektor USK terpilih bisa bersinergi, berkomunikasi yang baik dengan seluruh stakeholders kampus ke depan.

“Dan kami yakin semua calon itu orang-orang yang sangat terbaik, saya pikir ini kader-kader terbaik USK yang kita buka pendaftarannya bahkan se-Indonesia. Tidak mungkin semua calon menjadi rektor,” pungkasnya.

Baca juga: Profil Prof Mirza Tabrani, Rektor USK Terpilih Periode 2026-2031

Pemilihan Rektor USK

Prof Mirza terpilih usai mengantongi 13 suara, disusul Prof Dr Ir Agussabti MSi dengan 5 suara, dan Prof Dr Ir Marwan 1 suara. Total 19 suara dengan jumlah pemberi hak suara 13 orang, namun Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) memiliki 7 hak suara (bobot 35 persen).

“Terpilih Prof Mirza dengan 13 suara," kata Ketua MWA, Dr Safrizal ZA didampingi Ketua Panitia Pemilihan Rektor (PPR) USK, Prof Dr Rusli Yusuf MPd, serta Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Dr Muhammad Hasan Chabibie ST MSi mewakili Mendikti Saintek.

Rencananya, pelantikan bakal berlangsung pada 6 Maret mendatang. Semua proses tahapan pemilihan Rektor USK, termasuk pengesahan dan pelantikan dijadwalkan tuntas sebelum 8 Maret 2026.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.