Tim SAR Tutup Pencarian Yasid di Mongkrang, Warga & Pengelola Berencana Lanjutkan: Pencarian Mandiri
February 03, 2026 02:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Rencana pencarian terhadap survivor Yasid Ahmad Firdaus (26) akan kembali dilakukan secara mandiri, melibatkan kru petugas pendakian Bukit Mongkrang di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, serta warga sekitar.

Langkah ini diambil setelah operasi pencarian resmi yang dilakukan tim SAR dinyatakan berakhir tanpa hasil.

Yasid Ahmad Firdaus, pemuda asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, sebelumnya dilaporkan hilang saat berada di kawasan Bukit Mongkrang.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Operasi pencarian dan pertolongan (Opsar) yang digelar tim SAR resmi ditutup pada Sabtu (31/1/2026) karena tidak membuahkan hasil.

Menyusul penutupan tersebut, pihak pengelola Bukit Mongkrang bersama masyarakat setempat mulai menyusun rencana pencarian lanjutan secara mandiri.

Baca juga: Ketegaran Ayah Yasid Pencarian Anaknya di Mongkrang Dihentikan, Tangis & Pelukan Tim SAR Mohon Maaf

Nuryono, pengelola Bukit Mongkrang Karanganyar, menegaskan bahwa pencarian mandiri tidak akan dilakukan langsung setelah penutupan Opsar.

"Rencana ada, tapi untuk hari ini istirahat dulu," ujar Nuryono, Minggu (1/2/2026).

Ia menambahkan, pencarian mandiri baru akan dimulai pada Rabu (4/2/2026), dengan melibatkan warga dan kru pendakian setempat.

Libatkan Kru Pendakian dan Warga Setempat

Menurut Nuryono, pencarian tersebut akan melibatkan kru petugas pendakian Bukit Mongkrang serta warga setempat yang mengenal medan kawasan tersebut.

"Terkait motode pencarian, belum saya musyawarah, namun rencana dimulai rabu dengan kru dan warga setempat," kata Nuryono.

Ia menambahkan, hingga saat ini metode pencarian masih akan dibahas lebih lanjut sebelum pelaksanaan.

Pencarian Mandiri dengan Koordinasi

Sementara itu, Kasubsi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki, mengatakan pencarian mandiri dipersilakan selama dilakukan dengan koordinasi bersama pengelola Bukit Mongkrang.

Ia menyebut pencarian mandiri dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan aktivitas rutin masyarakat di sekitar lokasi.

"Jadi pihak keluarga melakukan pencarian mandiri harus melakukan berkoodinasi dengan pengelola basecamp, nantinya pencarian bisa dilakukan oleh masyarakat dengan sambil melakukan aktivitas lain," kata dia.

Seperti diketahui, peristiwa hilangnya Yasid terjadi saat ia mendaki bersama teman-temannya, Minggu, 18 Januari 2026.

Mereka memulai pendakian pukul 06.30 WIB dan sampai di puncak sekitar pukul 08.00 WIB.

Namun, saat turun menuju pos tiga, Yasid terpisah dari rombongan.

Seluruh teman-temannya berhasil kembali ke basecamp, tetapi Yasid belum terlihat.

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada petugas SAR.

(TribunTrends/TribunSolo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.