Azab Kubur: Pengertian dan Dalilnya dalam Islam
Ruang Kajian February 03, 2026 02:57 AM
Azab kubur menjadi salah satu topik yang sering dibahas dalam ajaran Islam. Banyak umat Islam ingin mengetahui apa sebenarnya azab kubur, serta bagaimana kedudukannya dalam keyakinan. Artikel ini akan mengupas pengertian azab kubur dan dalil yang mendasarinya, berdasarkan sumber-sumber yang tepercaya.

Apa Itu Azab Kubur?

Pemahaman tentang azab kubur penting bagi setiap Muslim untuk memperkuat keyakinan akan kehidupan setelah mati. Menurut buku Siksa Kubur: Sebuah Aqidah yang Absolut karya Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi, azab kubur merupakan bagian dari aqidah Islam yang harus diimani oleh seluruh umat Islam.

Definisi Azab Kubur Menurut Aqidah Islam

Dalam ajaran Islam, azab kubur berarti siksa yang mungkin dialami seseorang di alam kubur setelah kematian, sebelum hari kiamat tiba. Siksa ini diyakini sebagai balasan atas perbuatan buruk yang dilakukan selama hidup di dunia.
Keyakinan terhadap azab kubur sudah menjadi bagian dari keimanan sejak generasi sahabat. Meyakini adanya azab kubur adalah salah satu prinsip dalam aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Dalil-dalil Tentang Azab Kubur

Keberadaan azab kubur didukung oleh dalil dari Al-Qur’an, hadis, dan penjelasan para sahabat. Ketiga sumber ini saling melengkapi dan memperkuat keyakinan bahwa azab kubur bukan sekadar kepercayaan turun-temurun.

Dalil dari Al-Qur’an

Salah satu ayat yang sering dijadikan rujukan adalah firman Allah dalam Surah Al-Mu’min ayat 46:
ilâ fir‘auna wa malâ'ihî fastakbarû wa kânû qauman ‘âlîn
kepada Fir‘aun dan para pemuka kaumnya. Akan tetapi, mereka angkuh dan sejak dahulu mereka adalah kaum yang sombong. (QS. Al-Mu’min: 46)

Dalil dari Hadis Nabi

Banyak hadis shahih menyebutkan tentang azab kubur. Rasulullah SAW sering mengingatkan para sahabat untuk memohon perlindungan dari siksa kubur dalam doa setelah salat. Pesan ini tercatat dalam berbagai riwayat dan menjadi pengingat penting bagi umat Islam. Salah satunya adalah:
Dari Ibnu Abbas RA, Nabi SAW melewati dua kuburan lalu bersabda: "Sesungguhnya keduanya sedang disiksa dan keduanya disiksa bukan karena perkara besar (menurut pandangan manusia). Salah satunya disiksa karena tidak bersuci setelah buang air kecil (kencing tidak bersih)..." (HR. Bukhari)

Penjelasan Para Sahabat

Para sahabat Nabi seperti Abu Bakar dan Umar juga mengimani adanya azab kubur. Mereka bahkan sering menasihati umat untuk tidak meremehkan kehidupan di alam kubur, karena keyakinan tersebut telah menjadi bagian dari tradisi Islam sejak awal.

Kesimpulan Keyakinan Terhadap Azab Kubur

Azab kubur merupakan keyakinan penting dalam Islam yang didukung oleh Al-Qur’an, hadis, dan penjelasan sahabat. Meyakini adanya siksa kubur membantu seorang Muslim untuk lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan di dunia.
Keyakinan terhadap azab kubur mendorong umat Islam agar selalu memperbaiki amal perbuatan. Sikap penuh kehati-hatian ini menjadi bentuk nyata dari iman kepada kehidupan setelah mati.
Seorang Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh dan selalu berdoa meminta perlindungan dari siksa kubur. Dengan begitu, harapan untuk mendapatkan keberkahan dan keselamatan di akhirat semakin besar.
Reviewed by Ajid Fuad Muzaki S.Th.I
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.