Laporan M Rifqi Ibnumsy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI – Menjawab tantangan teknologi masa kini, Universitas Indonesia (UI) membuat gebrakan besar dengan membuka Program Studi (Prodi) spesialisasi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Prodi baru ini akan memulai debutnya pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2026.
Berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI Depok, program ini dirancang untuk mencetak pakar-pakar AI yang siap bersaing di kancah global.
Baca juga: UI di Panggung Dunia 2025 WUPF, Rektor Prof Heri Hermansyah: Mengutamakan AI yang Beretika
Adaptasi Terhadap Teknologi Masa Depan
Rektor UI, Heri Hermansyah, menegaskan bahwa langkah ini diambil agar universitas tetap relevan dengan cepatnya perubahan zaman.
“Tentunya, kita tidak bisa hanya bersandar pada program studi-program studi yang konvensional,” kata Heri, Selasa (3/2/2026).
Heri menyadari bahwa AI kini bukan lagi teknologi masa depan, melainkan alat yang sudah menyentuh berbagai aspek kehidupan manusia sehari-hari.
“Kita bisa melihat sendiri bahwa yang namanya AI itu sudah semakin, bukan hanya mendarah daging, semakin teraplikasikan di berbagai sendi kehidupan,” sambungnya.
Menyiapkan SDM Unggul untuk Industri
Rektor juga menyoroti bagaimana AI telah mengubah cara mahasiswa bekerja, mulai dari pembuatan narasi hingga akses pengetahuan yang instan.
UI merasa bertanggung jawab untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola teknologi tersebut.
“Di situlah kemudian kita untuk mendorong Fasilkom melahirkan program studi yang spesifik AI,” ujarnya.
Pembukaan prodi ini diharapkan menjadi motor penggerak industri teknologi di Indonesia.
“Kita akan menerima mahasiswa untuk pertama kalinya di program studi AI yang itu akan mewarnai perkembangan AI di Indonesia dan di industri khususnya,” pungkasnya.