Nasib Sial El Diablo, Quartararo Cedera Parah di Sepang, Yamaha Ketar-Ketir
February 04, 2026 01:03 AM

 - Kondisi Tangan Quartararo Bikin Ngilu, El Diablo Mundur dari Tes Sepang

 

SERAMBINEWS.COM – Nasib kurang beruntung menimpa Fabio Quartararo dalam tes pramusim MotoGP 2026. Pembalap Monster Energy Yamaha itu terpaksa mengakhiri sesi lebih cepat setelah mengalami cedera pada hari pertama tes di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Quartararo mengalami patah jari tengah tangan kanan usai terjatuh pada Selasa (3/2/2026). Insiden terjadi di Tikungan 5 ketika El Diablo kehilangan kendali dan terseret hingga ke area gravel.

“Jari tengah tangan kanan saya patah,” ujar Quartararo, dikutip dari Motorsport.

“Kami sudah mencoba semua yang harus dicoba. Tapi kami merasa sudah melakukan lebih dari yang diperlukan, jadi kami memutuskan untuk berhenti, memulihkan diri, dan kembali di Buriram,” tambahnya.

Cedera tersebut membuat Quartararo memilih mengakhiri tes lebih awal. Meski demikian, ia tetap berharap bisa kembali turun lintasan pada tes pramusim terakhir di Sirkuit Buriram, Thailand, yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Februari mendatang.

Menariknya, meski mengalami patah tulang, Quartararo masih sempat kembali mengendarai motor Yamaha pada sesi sore hari. Ia menutup hari pertama tes di posisi kedelapan dengan catatan waktu terbaik 1 menit 57,869 detik.

Secara keseluruhan, pembalap asal Prancis itu mencatatkan 16 lap sepanjang hari pertama tes. Namun, kondisi jarinya membuat rasa sakit sulit dihindari.

“Ini tidak menghalangi saya untuk mengendarai motor, saya bisa mengerem dengan satu jari, tidak ada masalah,” kata Quartararo.

“Tetapi saat harus mengubah arah, setiap gerakan kecil terasa menyakitkan. Bahkan ketika menginjak kerb, getarannya terasa sangat sakit. Jari saya sudah berdarah sejak pagi,” ungkapnya.

Quartararo mengakui tim Yamaha sebenarnya telah memintanya untuk berhenti lebih awal. Namun, sang juara dunia 2021 tetap memaksa turun lintasan demi memberikan kontribusi maksimal bagi proyek tim.

“Tim menyuruh saya berhenti, tetapi saya tetap mencoba. Saya selalu ingin menikmati momen ini dan berusaha sebaik mungkin,” ujar Quartararo.

“Bagi saya, itulah yang membuat saya tetap termotivasi dan terus mendorong diri untuk memberikan yang terbaik.”

Kondisi jari tengah Quartararo pun terlihat cukup parah. Selain patah, kukunya tampak memar dan berdarah akibat benturan keras.

“Benturannya sangat keras, tapi yang terburuk adalah saat terguling. Jujur saja, saya tidak punya penjelasan,” katanya.

“Suhu lintasan bagus, dan saya bahkan masuk tikungan sedikit lebih pelan dibanding lap sebelumnya. Saya hanya kehilangan bagian depan,” jelasnya.

Bagi Yamaha, tes pramusim ini sejatinya sangat krusial. Pabrikan asal Jepang itu tengah menjalani fase transisi besar dengan beralih dari mesin empat silinder segaris ke mesin V4 baru.

Baca juga: Marc Marquez Sembuh dari Cedera, Siap Jalani Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang Malaysia

Namun, Quartararo menilai motor anyar Yamaha masih menyisakan banyak pekerjaan rumah, terutama dalam hal kelincahan.

“Beberapa sensasinya terasa bagus, tapi ada juga yang terasa buruk,” ujar Quartararo.

“Kami perlu meningkatkan kecepatan puncak, pengereman di lintasan, dan kemampuan berbelok. Saat ini, motor masih terasa sulit untuk berbelok,” tambahnya.

Meski demikian, Quartararo juga menyoroti sisi positif dari mesin V4, terutama dalam aspek pengereman.

“Terutama saat pengereman, kami bisa mengerem sedikit lebih baik dengan kedua roda dan bagian belakang lebih stabil,” tuturnya.

Quartararo menegaskan dirinya telah sepenuhnya beradaptasi dengan karakter mesin V4 tersebut, meski menyadari Yamaha masih tertinggal dibanding rival.

“Saya sudah mengubah semua yang perlu diubah dan beradaptasi sepenuhnya dengan V4. Mesin kami jelas berbeda dengan yang lain,” katanya.

“Kami tahu kami masih jauh, dan kami harus menerimanya,” tutup Quartararo.

(*)

 

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.