SURYAMALANG.COM, MALANG - Darmadi, Ketua DPRD Kabupaten Malang menjadi bakal calon pertama yang mendaftar sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Malang, Rabu (4/2/2026).
Pada bursa pemilihan Ketum KONI Kabupaten Malang, Darmadi telah mendapatkan dukungan dari 40 cabang olahraga (Cabor).
Pendaftaran bakal calon ketua berlangsung di Sekretariat KONI Kabupaten Malang yang berlokasi di kawasan Stadion Kahuripan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Tak sendiri, Darmadi didampingi oleh ketua dan pengurus cabor yang mendukungnya.
Bintal Yudhana, Ketua Panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) menyampaikan bahwa pendaftaran Ketum KONI berlangsung pada 1-7 Februari 2026.
Di hari keempat pendaftaran, baru satu orang calon yang mendaftar, yaitu Darmadi.
Baca juga: Menuju Kursi Ketua, Darmadi Awali Mendaftar ke Kantor KONI Kabupaten Malang Diantar 15 Cabor
"Hari ini baru Pak Darmadi, Ketua DPRD Kabupaten Malang, baru satu orang yang daftar," kata Bintal Yudhana kepada SURYAMALANG.COM.
Ia menyampaikan bahwa berkas pendaftaran yang diserahkan oleh Darmadi sudah memenuhi persyaratan.
Di antaranya telah didukung minimal satu induk cabor, pernah menjadi pengurus cabor, dan beberapa persyaratan lainnya.
"Sebenarnya sudah didukung satu cabor saja ini sudah cukup, tapi untuk Pak Darmadi sudah ada 40 cabor yang mendukung," jelasnya.
Setelah pendaftaran, tahapan selanjutnya yaitu proses verifikasi, kemudian dari panita akan mempersiapkan musorkablub.
Rencananya kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 14 Februari 2026. Pada proses ini, bakal calon akan menyampaikan visi misinya.
Darmadi menambahkan melalui pendaftarannya sebagai Ketum KONI merupakan panggilan dari hati untuk memperbaiki olahraga di Kabupaten Malang.
Dengan harapan, dirinya mampu membawa KONI Kabupaten Malang menjadi lebih baik.
"Sebenarnya ini bukan tertarik ya karena ini panggilan saja bahwa melihat kondisi KONI saat ini yang perlu ada perbaikan maka saya menyiapkan diri untuk mencalonkan sebagai Ketua KONI Kabupaten Malang," imbuh politisi PDI Perjuangan ini.
Dirinya tidak menampik jika masih ada carut marut di internal KONI Kabupaten Malang.
Ketika dirinya terpiliha sebagai Ketum KONI, ia memastikan hal seperti itu tidak akan terjadi lagi. Sebab, salah satu visi misinya adalah memperbaiki manajemen KONI Kabupaten Malang.
Kemudian disusul debgan pembinaan atlet agar berprestasi. Baik itu berprestasi di tingkat daerah, tingkat provinsi, tingkat nasional bahkan ia berharap atlet-atlet Kabupaten Malang bisa berprestasi di tingkat dunia.
"Tapi salah satunya yang utama tentunya visi misi saya adalah memperbaiki manajemen dan kualitas KONI di Kabupaten Malang," tegasnya.
Meskipun sekaligus menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi menegaskan pihaknya akan tetap menjunjung tinggi sikap independensi dan transparansi. Artinya tidak mencampurkan urusan antara DPRD dengan KONI.
"Biarpun sama-sama nanti itu anggaran yang berasal dari APBD, tentunya saya akan menjaga marwah institusi bagian dari pemerintahan Kabupaten Malang. Dan juga saya akan menjaga diri saya (sebagai wakil rakyat)," tuturnya.
Sampai dengan saat ini, ia mengaku sudah ada 40 cabor yang mendukungnya. Dukungan tersebut telah dibuktikan dengan stempel basah yang ditandatangani oleh ketua cabor.
Namun, ia mengklaim masih ada beberapa cabor yang akan merapatkan diri dengannya, kurang lebih ada 11 cabor lagi.
Sementara, pascapendaftaran, terlihat ada tiga cabor yang turut merapatkan barisan untuk mendukung Darmadi. Sedangkan total cabor di KONI Kabupaten Malang saat ini berjumlah 69 cabor.
"Ke depan kemungkinan juga ada beberapa cabor yang akan memberikan dukungan baik nanti secara tertulis maupun nanti disampaikan kepada saya."
"Mudah-mudahan, semua cabor nanti bisa mendukung saya sebagai calon ketua koni," ujarnya.
"Saya nanti juga akan memberikan sebuah target ke depan minimal kita harus mencapai dua besar (Porprov) di Jawa Timur," imbuhnya.