Pencarian Korban Longsor Tambang Pondi Hari Ketiga Nihil, Tim SAR Lanjutkan Operasi Besok
February 04, 2026 08:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim SAR Gabungan menutup operasi pencarian hari ketiga terhadap satu korban tertimbun tanah longsor di kawasan eks tambang Pondi, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Rabu (4/2/2026). Hingga sore hari, pencarian belum membuahkan hasil dan korban atas nama Soleh (32) masih belum ditemukan.

Kepala BPBD Kabupaten Bangka, Rusmansyah, mengatakan operasi pencarian dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada Kamis (5/2/2026) pagi.

“Proses pencarian korban Soleh sore ini dihentikan InsyahAllah besok pukul 7.30 WIB akan dilanjutkan lagi,” kata Rusmansyah.

Sementara itu, Komandan Tim Basarnas Babel, Darma Putra, menjelaskan bahwa upaya pencarian hari ketiga dilakukan dengan berbagai metode, termasuk mengerahkan tiga unit alat berat untuk mengurai timbunan material longsor.

“Kendala pada sore hari ini masih seperti kemarin. Adanya aktivitas pengerukan di titik camui (lubang tambang-red), hingga saat ini timbunan tanah lonsor dari atas masih turun ke bawah,” ungkap Darma Putra.

Baca juga: Hari Ketiga Pencarian, Satu Korban Laka Tambang Pondi Belum Ditemukan

Total ada sebanyak 6 korban yang dinyatakan meninggal dunia dari insiden nahas tersebut. Keenam korban tersebut merupakan warga Provinsi Banten.

HARI KETIGA PENCARIAN - Tim SAR Gabungan dalam upaya pencarian hari ketiga terhadap satu orang penambang korban tanah longsor di kawasan eks tambang Pondi, Pemali, Bangka, Rabu (4/2/2026) sore.
HARI KETIGA PENCARIAN - Tim SAR Gabungan dalam upaya pencarian hari ketiga terhadap satu orang penambang korban tanah longsor di kawasan eks tambang Pondi, Pemali, Bangka, Rabu (4/2/2026) sore. (Istimewa/ Basarnas Babel)

Mereka adalah, Abeng (40), Alex (40), Abdul manap (50), Abat (43), Samson (40) dan Sanam (40) yang dipulangkan ke Provinsi Banten menggunakan jalur laut.

Sedangkan satu orang korban atas nama Soleh (32) yang juga merupakan warga Provinsi Banten sampai saat ini masih terus dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Terpisah, Kabag TU RSUD Depati Bahrin, Harly Juniarsyah seizin Direktur RSUD Depati Bahrin, dr. Yogi Yamani mengatakan bahwa memang benar pihaknya menerima korban laka tambang Pondi sebanyak 6 orang jenazah pada Senin (2/2/2026) yang dimulai pada pukul 19.20 WIB malam.

“Dan sudah diproses sesuai prosedur, sudah dilakukan visum et repertum serta pemulasaran sampa jam 4 pagi kemarin, Selasa 3 Februari 2026,” kata Harly kepada Bangkapos.com, Rabu (4/2/2026).

Dia menyebut, pada Selasa (3/2/2025) malam sekira pukul 18.55 WIB, keenam jenazah tersebut dikeluarkan dan diberangkatkan dari kamar jenazah RSUD Depati Bahrin menggunakan tiga unit mobil ambulans. 

“Masing-masing ambulans berisi dua peti jenazah,” jelasnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.