Evakuasi Tongkang CITRA 3003 Kandas di Pantai Pesaren Terkendala Tali Putus dan Gelombang Tinggi
February 04, 2026 08:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Proses evakuasi tongkang CITRA 3003 yang kandas terdampar di Perairan Pantai Pesaren, Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, Rabu (4/2/2026) pagi tadi mengalami sejumlah kendala.

Kondisi gelombang yang cukup besar dan air laut yang sudah mulai surut terpaksa membuat proses evakuasi penarikan tongkang menjadi terkendala.

Meski sempat beberapa beberapa meter saat dilakukan penarikan, tali yang digunakan untuk menarik tongkang menggunakan dua unit tugboat terputus.

“Tongkang belum bisa keluar, putus talinya. Sekarang sudah surut lagi airnya. Jadi kemungkinan ditunda sampai besok (evakuasi-red),” kata Kades Bintet, Benny Kim kepada Bangkapos.com

Dia menjelaskan, kondisu air laut di perairan Pesaren tersebut biasanya mulai pasang dari sekitar malam dini hari hingga pukul 09.00 WIB pagi. Sedangkan diatas jam 10.00 WIB, air laut perlahan-lahan akan kembali surut.

“kondisi gelombang laut di Perairan Pesaren hari ini tergolong cukup besar dan disertai angin kencang,” jelasnya.

Menurutnya, hal itu jadi salah satu kendali dalam proses penarikan tongkang yang kandas. Apalagi tongkang tersebut sudah cukup lama kandas di sana sehingga kemungkinan tertanam semakin dalam ke pasir lantai. 

“Sekarang tugboatnya juga udah enggak ada, mungkin sudah menjauh karena takut juga mendekat, takut kandas juga,” sambungnya.

Senada, Kepala Wilayah Kerja Pelabuhan Belinyu Kantor KSOP Pangkal Balam, Ferdi juga membenarkan bahwa terdapat kendala dalam proses evakuasi.

“Talinya putus, terus air udah keburu surut, jadi dilanjutkan besok lagi,” ungkap Ferdi.

Lanjut dia, saat proses penarikan pagi tadi menggunakan dua unit tugboat, tongkang yang kandas tersebut sempat bergerak kurang lebih 5 meter.

“Gelombangnya besar, satu setengah meter, jadi khawatir juga. Jarak kapa yang nariknya itu jauh dari situ (tongkang-red), kurang lebih 600 meter, enggak berani mendekat karena dangkal,” jelasnya.

Adapun tugboat yang digunakan tersebut disiapkan oleh pihak perusahaan selaku owner tongkang CITRA 3003 yang kandas terdampar sejak 25 Januari 2026 lalu.

Kini, kedua tugboat tersebut sedang berlindung dengan bergeser menjauhi pesisir pantai supaya tidak ikut kandas.

“Airnya itu mulai pasang sekitar jam 4 subuh lah, di atas jam 9 pagi itu udah mulai surut. Makanya jam-jam yang paling top untuk evakuasi itu sekitar jam 8 pagi,” imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.