TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memperkirakan pada 4-10 Februari 2026 tinggi gelombang di pesisir Kalimantan Tengah (Kalteng) berada di kisaran 0,5-1,5 meter.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Chandra mengungkapkan, tinggi gelombang di pesisir Kalteng sepekan ke depan masuk kategori rendah hingga sedang.
Baca juga: Puasa Ramadan 1447 H Berapa Hari Lagi? Ini Bacaan Niat Sebulan Penuh 2026
"Prospek tinggi gelombang wilayah perairan selaran Kalteng berpotensi rendah hingga sedang," ungkapnya, Rabu (4/2/2026).
Meski belum ada potensi gelombang akan lebih tinggi masyarakat diminta untuk waspada ketika beraktivitas di pesisir.
"Diimbau kepada masyarakat pesisir agar terap berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar laut," ujar Chandra.
Chandra menjelaskan, kondisi gelombang di Kalteng dipengaruhi adanya potensi pertumbuhan awan konvektif atau awan cumulonimbus.
"Diperairan Kalteng berpotensi ada pertumbuhan awan konvektif yang berdampak pada hujan sedang hingga lebat," kata dia.
Dirinya menambahkan, hujan tersebut dapat menimbulkan angin kencang, serta menambah tinggi gelombang di pesisir dan perairan Kalteng bagian selatan.
Lebih lanjut, Chandra juga mengungkapkan, sebagian besar wilayah Kalteng berpotensi diguyur hujan selama beberapa hari ke depan.
Karena itu, masyarakat diminta agar waspada terhadap potensi bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
"Prakiraan cuaca mingguan, hujan terjadi hampir di seluruh wilayah Kalteng," tutup Chanadra.
Berdasarkan BMKG, sejumlah wilayah di Tanah Air diperkirakan berpotensi mengalami hujan lebat.
Berikut daftar wilayah potensi hujan yang dirangkum dari website BMKG, update pada Rabu 4 Februari 2026 sore pukul 15.45 WITA.
Peringatan Dini Hujan Kamis 5 Februari 2026
Wilayah Potensi Hujan Sedang-Lebat
Aceh
Bali
Banten
Bengkulu
DKI Jakarta
Daerah Istimewa Yogyakarta
Gorontalo
Jambi
Jawa Barat
Jawa Tengah
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Kepulauan Bangka Belitung
Lampung
Maluku
Maluku Utara
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Papua
Papua Selatan
Papua Tengah
Riau
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Wilayah Hujan Lebat-Sangat Lebat
Jawa Timur
Papua Pegunungan
Sulawesi Selatan
Wilayah Angin Kencang
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kepulauan Bangka Belitung
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
(Tribunkalteng.com/Supriandi)