TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Sebagian bangunan rumah di Perumahan Villa Payung Indah, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, roboh akibat longsornya talud sungai, Rabu (4/2/2026).
Longsor tersebut menyebabkan garasi, kamar mandi, dan sebagian dapur rumah milik Wildan Adi Nugraha (38) ambruk dan terbawa ke sungai di bagian belakang rumah.
Rumah Wildan berada persis di tepi sungai dengan talud sedalam sekitar empat meter dari dinding rumah.
Baca juga: Diterjang Hujan Deras, Akses Jalan Provinsi Brebes-Tegal Nyaris Putus Karena Longsor
Panjang talud yang longsor mencapai kurang lebih 25 meter, dengan bagian bawah tanah tergerus aliran air.
Akibatnya, struktur bangunan di atasnya kehilangan penopang dan ambrol.
Pantauan di lokasi menunjukkan material tiang dan atap garasi hancur di area yang tidak ikut longsor.
Dari dalam rumah, jendela kamar depan yang berbatasan langsung dengan jurang tampak retak dan terbelah.
Sementara di bagian belakang, area dapur terbuka menganga seolah dindingnya ikut terjun ke sungai.
Lantai rumah di ujung jurang juga terlihat ambles.
“Talud sungainya longsor, lalu garasi saya roboh semua, kamar mandi juga, lalu sebagian dapur,” kata Wildan saat ditemui di lokasi.
Baca juga: Perjalanan Marijah Antarkan 2 Cicit Berobat Terhambat, Longsor Tutup Akses Jalan Desa Rahtawu Kudus
Longsor tersebut juga berdampak pada rumah lain yang berada tepat di belakang rumah Wildan.
Namun, kerusakan hanya terjadi pada sebagian bangunan, yakni area kamar mandi.
Pada Rabu sore, tampak pemerintah setempat turun tangan dengan menerjunkan satu unit alat berat ekskavator backhoe untuk membersihkan material longsoran dan puing bangunan yang masih berserakan di lokasi. (*)