TRIBUNNEWS.COM - Pada Februari 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya kembali membuka kesempatan bagi masyarakat penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus untuk mengikuti antrian pangan bersubsidi secara online.
Antrian KJP pangan murah Perumda Pasar Jaya bertujuan untuk membantu keluarga berpenghasilan rendah mendapatkan pangan pokok murah dengan mekanisme pendaftaran yang mudah secara online.
Program Pangan Murah Perumda Pasar Jaya di bulan Februari 2026 diadakan di Jakgrosir, Jakmart dan Mini DC Pasar Jaya.
Melalui saluran tersebut, masyarakat DKI Jakarta dapat membeli sembako dan komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Program pangan bersubsidi Pasar Jaya biasanya mencakup kebutuhan pokok seperti beras, daging ayam, daging sapi, telur, ikan segar, minyak goreng, hingga susu UHT, yang semuanya dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Program ini biasanya menarik antusiasme masyarakat yang selalu tinggi, karena memberikan kesempatan bagi penerima KJP untuk memperoleh bahan makanan berkualitas dengan harga subsidi.
Namun, sebelum datang ke lokasi, masyarakat pemegang KJP wajib mendaftar antrian secara online di website resmi yang disediakan oleh Perumda Pasar Jaya di alamat resmi antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id.
Tujuan pendaftaran antrian KJP Februari 2026 Pangan Murah yakni agar distribusi pembelian sembako murah berjalan tertib dan merata.
Antrian KJP Pangan Murah dapat mengakses sistem antrean digital, memilih lokasi serta jadwal pengambilan barang, hingga mencetak tiket antrean yang wajib dibawa saat melakukan pembelian sembako bersubsidi di titik distribusi yang telah ditentukan.
Pendaftaran antrian KJP dibuka setiap hari dengan waktu layanan tertentu, sehingga masyarakat penerima manfaat yang telah terdaftar dapat merencanakan waktu pengambilan barang dengan lebih tertib dan teratur.
Selain itu, pendaftaran antrian KJP Pangan Murah Februari 2026 dapat mengurangi kerumunan di lokasi pengambilan.
Baca juga: Dana KJP Plus Februari 2026 Kapan Cair? Simak Cara Cek Pencairan & Cara Verifikasi Penerima Lanjutan
Selengkapnya berikut cara daftar antrian KJP Februari 2026 Pangan Bersubsidi Pasar Jaya 2026 merujuk panduan resmi dari pihak Perumda Pasar Jaya.
1. Buka link resmi https://antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id/ atau KLIK
2. Lakukan registrasi data diri dengan mengisi formulir sesuai instruksi yang diberikan.
3. Isi formulir sesuai yang diminta seperti tanggal pengambilan, wilayah pengambilan, lokasi pengambilan, nomor KK, nomor NIK, nomor kartu ATM penerima manfaat, dan tanggal lahir penerima.
4. Isi kolom captcha dengan angka yang sesuai.
5. Klik centang pada bagian Disclaimer.
6. Klik tombol Enter atau Simpan.
7. Setelah berhasil mendaftar, sistem akan menampilkan nomor antrean beserta identitas pemilik KJP sebagai bukti pendaftaran.
8. Unduh dan simpan tiket antrean online.
9. Setelah proses verifikasi dan registrasi data selesai, cetak/download/screenshot (SS) tiket antrean sebagai syarat wajib untuk mengambil barang, H+1 setelah tiket antrian tercetak.
Program pangan bersubsidi KJP biasanya dilaksanakan di sejumlah pasar tradisional yang dikelola Pasar Jaya.
Lokasi dan jadwal distribusi akan diumumkan secara resmi di website pasarjaya.co.id dan kanal media sosial Pasar Jaya (Instagram @perumdapasarjaya).
Pemegang kartu KJP Plus diimbau untuk memilih lokasi terdekat agar lebih mudah dijangkau dan tidak menimbulkan kerumunan berlebihan.
Cara cek nama siswa penerima termasuk penerima KJP Plus 2026, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui laman resmi kjp.jakarta.go.id.
Yakni dengan masuk ke menu Penerima KJP Plus, lalu masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) atau data pribadi yang diminta.
Setelah itu, sistem akan menampilkan status penerimaan beserta besaran dana yang cair sesuai jenjang pendidikan.
Selengkapnya berikut, cara cek penerima dana KJP Plus Desember 2025 di laman resmi kjp.jakarta.go.id.
Pencairan KJP Plus 2026, diharapkan siswa penerima dapat lebih fokus belajar tanpa terbebani masalah biaya pendidikan.
Besaran dana personal per bulan Rp 250.000.
Lalu tambahan SPP untuk sekolah Swasta per bulan sebesar Rp 130.000/bulan.
Jumlah penerima KJP November 2025 jenjang SD/MI/SDLB sebanyak 338.771 peserta didik.
Besaran dana personal per bulan Rp 300.000.
Kemudian tambahan SPP untuk sekolah Swasta per bulan sebesar Rp 170.000/bulan.
Jumlah penerima KJP Januari 2026 jenjang SMP/MTs/SMPLB sebanyak 192.020 peserta didik.
Besaran dana personal per bulan Rp 420.000.
Lalu tambahan SPP untuk sekolah Swasta per bulan sebesar Rp 290.000/bulan.
Jumlah penerima KJP Januari 2026 jenjang SMA/MA/SMALB sebanyak 61.139 peserta didik.
Besaran dana personal per bulan Rp 450.000.
Serta tambahan SPP untuk sekolah Swasta per bulan sebesar Rp 240.000/bulan.
Jumlah penerima KJP Januari 2026 jenjang SMK sebanyak 112.891 peserta didik.
Besaran dana personal per bulan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah Rp 300.000.
Jumlah penerima KJP Januari 2026 untuk PKBM ada sebanyak 2.692 peserta didik.
Adapun dana personal maksimal dapat digunakan secara tunai sebesar Rp100.000 setiap bulan.
Sisa dana personal dapat digunakan secara non tunai setiap bulan untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.
(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)