Hujan Deras Berjam-jam, Camat Pastikan Wilayah Bumimakmur Tanahlaut Aman dari Banjir
February 05, 2026 12:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI – Hujan deras dengan durasi cukup panjang yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Laut sejak dini hari hingga siang hari sempat memunculkan kekhawatiran warga akan potensi banjir kembali, khususnya di Kecamatan Kurau dan Bumimakmur.

Namun, Camat Bumimakmur Imam EW memastikan kondisi di lapangan hingga Kamis (5/2) terpantau aman dan terkendali, meski curah hujan beberapa hari terakhir terbilang cukup tinggi.

“Alhamdulillah kondisi aman, walaupun beberapa hari ini hujan siang dan malam lumayan deras,” ujar Imam EW saat dikonfirmasi.

Baca juga: Transaksi Sabu di Depan Minimarket Digagalkan, Dua Pengedar Dibekuk Satresnarkoba Polres Tanahlaut

Ia menjelaskan, titik rawan genangan yang sebelumnya kerap terdampak, seperti kawasan simpang tiga Masjid dekat Pasar Subuh Kurau Utara, kini tidak lagi tergenang.

“Tidak calap lagi. Kalau pun calap, biasanya karena pasang air laut atau rob, itu pun cepat turun,” jelasnya.

Pantauan sore kemarin pukul 18.00 Wita di jalan terendah di Desa Handilmaluka, sebut Imam, juga masih aman atau tidak banjir.

Imam menyebut, salah satu faktor utama cepatnya surut genangan air adalah berfungsinya saluran pembuangan baru yang telah dibuka. Dengan beroperasinya saluran tersebut, penyedotan air oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) di Desa Handil Maluka pun telah lama dihentikan.

“Penyedotan sudah berhenti lama, karena sudah berfungsi saluran air baru yang dibuka. Jadi airnya cepat surut,” katanya.

Selain itu, pengerukan tanggul di kawasan STI juga dinilai sangat berpengaruh terhadap kelancaran aliran air dari wilayah Bumimakmur dan Kurau menuju laut.

“Termasuk pengerukan tanggul STI, itu sangat mempengaruhi pembuangan air. Kalau tidak ada jalur pembuangan itu, dengan curah hujan seperti sekarang, bisa saja banjir lagi,” ungkapnya.

Ia mengakui, respons cepat Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam menangani persoalan banjir menjadi faktor penting terjaganya kondisi wilayah saat ini.

“Alhamdulillah cepat tanggap Pak Bupati, mencarikan solusi bersama,” pungkas Imam.

Pemerintah kecamatan bersama aparat desa terus melakukan pemantauan kondisi lapangan, mengingat intensitas hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan, meski hingga kini situasi dinyatakan aman dan terkendali.

Sementara itu sejumlah pihak berharap Pemprov Kalsel menaruh perhatian besar terhadap kondisi tersebut yang selama ini selalu terjadi banjir dalam waktu lama saat musim penghujan dengan curah hujan tinggi.

Baca juga: Hujan Deras Kembali Guyur Tanahlaut, Genangan di Kecamatan Kurau Kembali Naik

Pasalnya Kurau dan Bumimakmur menjadi tumpuan aliran air dari wilayah hulu (atas), termasuk dari daerah lain (Babjarbaru dan Banjar). Air hujan mengalir ke Kurau dan Bumimakmur lalu menuju laut lepas. 

Karena itu Pemprov Kalsel diharapkan turun tangan mengucurkan dana memadai untuk menangani persoalan tersebut yang selama ini selalu berulang terjadi pada musim penghujan dengan intensitas tinggi. (banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.