NOVA.id —Air fryer dengan konsumsi daya rendah (mis. 600–900 watt) menarik bagi rumah dengan kapasitas listrik terbatas, pengguna yang ingin menekan biaya listrik, atau bila ingin menyalakan beberapa peralatan sekaligus tanpa memicu trip MCB.
Meski watt lebih kecil, banyak model low-watt modern tetap mampu menghasilkan hasil goreng/panggang yang renyah berkat desain aliran udara yang efisien.
Rekomendasi Air Fryer Berdaya Rendah
1. Philips Airfryer
Philips mengeluarkan varian “low watt” (sekitar 800 W) dengan kapasitas 3–4,2 L yang dirancang untuk penggunaan rumah tangga seperti pemanasan cepat, kontrol suhu/waktu mudah, dan teknologi sirkulasi udara yang optimal sehingga makanan tetap renyah walau daya relatif rendah.
Tipe ini cocok untuk keluarga kecil yang butuh performa andal dengan konsumsi listrik yang lebih ringan.
2. MITO Air Fryer Go
Beberapa model MITO mengklaim konsumsi daya di kisaran 600–800 W sehingga cocok bagi pemilik rumah dengan daya kecil (mis. 1300 W).
Model-model ini sering menawarkan panel digital sederhana dan kapasitas 3–4 L, pas untuk hidangan keluarga kecil.
3. Kris/Kangaroo/Advance
Merek-merek lokal/entry-level seperti Kris, Kangaroo, dan Advance punya varian air fryer low-watt (sekitar 800 W) dengan harga lebih ramah.
Fitur biasanya sederhana (knob/manual atau digital dasar), perawatan mudah, dan cocok untuk pengguna yang mengutamakan fungsi dasar dan hemat listrik.
4. MIDEA/Sharp
Brand multinasional seperti Midea dan Sharp juga menyediakan model dengan pilihan daya yang lebih rendah atau model efisien yang balance antara kapasitas dan konsumsi energi.
Pilihan ini bagus bila kamu ingin merek dengan after-sales dan suku cadang lebih mudah dicari.
5. Model mini/personal
Jika kebutuhan memasakmu kecil (1–2 porsi), pertimbangkan air fryer mini yang konsumsi dayanya sering di bawah 800 W.
Keunggulannya hemat ruang, lebih cepat panas, dan jelas lebih hemat listrik untuk porsi kecil.
Fitur yang Harus Diperhatikan saat Memilih Air Fryer Berdaya Rendah
1. Kapasitas yang sesuai kebutuhan, yakni 2–3 L untuk 1–2 orang dan 3–5 L untuk keluarga kecil.
2. Jenis kontrol. Knob (sederhana, lebih murah) vs digital (lebih presisi & fitur preset).
3. Material keranjang & lapisan anti lengket, serta pastikan detachable dan mudah dicuci.
4. Sirkulasi udara & desain pemanas yang baik, sehingga hasil masakan renyah lebih maksimal meski watt kecil.
5. Keamanan & proteksi overheat untuk antisipasi pemakaian lama saat watt lebih kecil bekerja lebih keras.
6. Garansi & servis lokal, karena merek yang punya layanan di Indonesia memudahkan klaim garansi.
Tips Praktis Pakai Air Fryer Low-Watt Agar Masakan Tetap Baik
1. Jangan isi keranjang terlalu penuh, karena sirkulasi udara akan menurun dan butuh waktu lebih lama untuk matang.
2. Preheat singkat (1–3 menit) bila resep menyarankan; beberapa model low-watt butuh sedikit waktu ekstra.
3. Gunakan sedikit minyak bila ingin hasil sangat renyah. Aduk atau balikkan masakan tiap setengah waktu masak untuk hasil merata.
4. Jika merasa memasak terlalu lama, turunkan beban kerja listrik lain atau masak saat beban listrik rumah lebih rendah.
5. Bersihkan keranjang & elemen pemanas secara berkala agar efisiensi tidak turun.
Dengan perawatan yang tepat dan teknik memasak yang cocok, air fryer hemat listrik tetap bisa menghasilkan makanan renyah dan lezat tanpa membuat tagihan listrik melonjak.