Seskab Teddy Buka Suara soal Iuran Board of Peace: Tidak Wajib dan RI Belum Membayar
February 05, 2026 05:42 PM

- Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan klarifikasi mengenai posisi Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang digagas Donald Trump.

Melalui unggahan resmi akun Instagram Sekretariat Kabinet pada Rabu (4/2/2026), Teddy menjelaskan bahwa keanggotaan Indonesia di organisasi tersebut tidak bersifat tetap.

Ia menegaskan bahwa Indonesia hingga saat ini belum membayar iuran sebesar Rp16,7 triliun yang sempat menjadi perbincangan publik.

Menurut Teddy, iuran tersebut bersifat tidak wajib, namun negara yang membayar akan otomatis menjadi anggota tetap Dewan Perdamaian.

Dana iuran itu sendiri nantinya direncanakan bakal digunakan untuk proses rekonstruksi dan pembangunan kembali wilayah Gaza yang terdampak perang.

Keputusan Indonesia untuk bergabung bersama tujuh negara mayoritas Muslim lainnya adalah sebagai langkah konkret untuk mengurangi peperangan di Palestina secara langsung.

Sebelumnya, Menlu Sugiono juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan solusi damai melalui skema dua negara (two-state solution).

Indonesia memandang partisipasi ini lebih dari sekadar konferensi atau rapat rutin, melainkan upaya strategis dalam menjaga stabilitas geopolitik dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.