Pemkot Serang Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Lansia di Kecamatan Serang
February 05, 2026 07:59 PM

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Serang menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran serta mengunjungi lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

Rumah warga yang terdampak kebakaran berada di Lingkungan Unyur, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang.

Adapun mengunjungi rumah lansia yang diberikan bantuan di Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang.

Saat Budi memberikan bantuan, penerima bantuan terharu atas kepedulian pemerintah terhadap warga yang terkena musibah.

Budi mengatakan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bentuk kepedulian, agar warga tidak merasa sendirian menghadapi kesulitan. 

"Kami bersama BWA (Badan Wakaf Al Qur'an) dan Dinsos hadir memberikan sedikitnya bantuan kepada warga. Ini bentuk daripada bentuk kehadiran pemerintah Kota Serang agar mereka tidak merasa sendiri," ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Baca juga: Wali Kota Serang Budi Rustandi: HPN 2026 Jadi Momentum Promosi Wisata dan Tingkatkan PAD

Ia mengapresiasi peran BWA yang selama ini aktif membantu masyarakat, termasuk dalam program Serang Mengaji dan bantuan sosial lainnya. 

"Alhamdulillah selalu aja ada pertolongan dari yang Maha Kuasa dengan hadirnya BWA membantu program Serang mengaji, membantu orang yang kesusahan dan lain-lain. Saya mengucapkan banyak beribu terima kasih, insya Allah ketika kita punya niat yang tulus pasti selalu Allah kasih jalan keluarnya," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran berupa uang tunai sebesar Rp10 juta. 

Sedangkan bantuan kepada lansia meliputi kasur, beras, sembako, serta tambahan uang pribadi dari Wali Kota Serang.

Baca juga: Disidak Ombudsman RI, Pelaku Galian C Ilegal di Serang Menghilang : 5 Ekskavator Ditemukan di Lokasi

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Serang, M. Ibra Gholibi, menjelaskan pihaknya bersama Wali Kota juga mengunjungi lansia yang dalam kondisi sakit dan telah bertahun-tahun hanya terbaring di kasur.

"Pak Wali tadi mengunjungi Ibu Suparti dan Bapak Budari lansia yang sakit, sudah berapa tahun hanya tidur di kasurnya, sehingga kita lapor ke Pak Wali, Pak Wali langsung ingin jenguk melihat kondisi langsung Bapak Ibu Lansia," katanya.

Terkait data lansia di Kota Serang, Ibra menyebut pendataan terus berkembang dan dilakukan secara berkelanjutan melalui pendamping di tingkat kelurahan. 

"Jika memang ada lansia tunggal, tidak ada yang mengurus itu segera melaporkan ke kami, sehingga kita akan melakukan intervensi," ucap Ibra.

Ia menjelaskan belum lama ini Dinsos juga mengevakuasi seorang lansia bernama Ibu Arsiyah dari wilayah Kaujon ke balai milik provinsi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Adapun kriteria lansia penerima bantuan, menurut Ibra, umumnya berusia di atas 60 tahun. 

Namun, jika kondisinya sakit, terlantar, atau tidak ada yang merawat, maka bantuan tetap diberikan tanpa melihat batas usia.
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.