Pimpinan DPRD se-Tana Luwu Welcome Tana Toraja dan Toraja Utara Gabung Provinsi Luwu Raya
February 05, 2026 08:04 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - DPRD se-Luwu Raya kompak mendukung pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Palopo, Darwis, usai rapat pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya dikantor DPRD Palopo, Kamis (5/2/2026).

Rapat dihadiri pimpinan DPRD Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur.

Ketua DPRD Palopo, Darwis, mengatakan rapat menghasilkan sejumlah kesepakatan penting.

Salah satunya terkait koordinasi dengan tim pemekaran di tingkat pusat.

“Kita menghasilkan beberapa kesepakatan pada rapat tadi, termasuk masing-masing kabupaten/kota akan berkoordinasi dengan tim pemekaran di pusat,” ujar Darwis didampingi pimpinan DPRD se-Luwu Raya.

Baca juga: Ekskavator jadi Mimbar Orasi Pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya di Padang Sappa

Ia menyebutkan, DPRD se-Luwu Raya terbuka terhadap berbagai opsi yang dapat menjadi rujukan dalam pembentukan Provinsi Luwu Raya, termasuk wacana penggabungan Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

“Pimpinan DPRD se-Luwu Raya welcome saja selama itu bisa menjadi rujukan pembentukan Provinsi Luwu Raya. Penggabungan Toraja dan Toraja Utara ini merupakan salah satu opsi yang akan kita dorong ke tim pemekaran,” katanya.

Darwis juga menegaskan dukungan dari pemerintah daerah telah ada sejak beberapa bulan lalu.

“Empat bulan yang lalu, empat kepala daerah dan empat ketua DPRD sudah menandatangani dukungan pembentukan Provinsi Luwu Raya,” jelasnya.

Terkait kesiapan daerah, Darwis menilai Luwu Raya telah siap baik dari sisi pendanaan maupun sumber daya manusia.

Namun, ia menambahkan pembahasan mengenai calon ibu kota provinsi belum dilakukan.

“Belum ada pembahasan terkait ibu kota provinsi. Setelah semua tahapan rampung, baru akan dibahas,” ujarnya.

Ia memastikan seluruh hasil rapat tersebut akan direkomendasikan kepada tim pemekaran.

Sementara Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, menyampaikan DPRD se-Luwu Raya sepakat membentuk satu tim koordinasi bersama.

“Kita sepakat membentuk satu tim sebagai wadah koordinasi DPRD se-Luwu Raya untuk memberikan penguatan kepada forum-forum yang sudah ada agar tujuan pembentukan Provinsi Luwu Raya dapat terwujud,” kata Husain sembari tersenyum.

Ia menegaskan seluruh opsi akan terus diupayakan demi terwujudnya provinsi Luwu Raya.

“Semua opsi akan kita upayakan untuk pembentukan Provinsi Luwu Raya,” ujarnya.

Menurut Husain, pemekaran provinsi diyakini akan memberikan dampak positif bagi daerah.

“Pemekaran provinsi nantinya tentu berdampak positif terhadap pelayanan publik, pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat di Luwu Raya, termasuk di Luwu Utara,” tutupnya.(*)

Laporan Wartawan Kontributor Tribun-Timur: Andi Bunayya Nandini

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.